Persija kontra Persib kembali memakan korban

Rivalitas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung kembali memakan nyawa. Haringga Sirilla menjadi korban keenam yang tewas menyusul persaingan dua klub itu sejak 2012. Pemuda berusia 23 tahun itu dikeroyok massa jelang duel Persija dan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018).

Daftar Korban Jiwa Dalam Pertandingan  Persija vs Persib

  1. Rangga Cipta Nugraha, 22 tahun (bobotoh), 27-5-2012
  2. Lazuardi, 29 tahun (bobotoh), 27-5-2012
  3. Dani Maulana, 17 tahun (bobotoh) 27-5-2012
  4. Gilang, 24 tahun (The Jakmania), 6-11-2016
  5. Harun Al Rasyid Lestaluhu alias Ambon, 30 tahun (The Jakmania), 6-11-2016
  6. Haringga Sirilla, 23 tahun (The Jakmania)

Menurut keterangan kepolisian, Haringga Sirilla dikejar massa di luar GBLA tepatnya di area parkir gerbang biru. Orang-orang tersebut berteriak bahwa pemuda yang dikejar adalah pendukung Persija Jakarta.Korban yang dikejar sempat meminta tolong kepada tukang bakso. Namun, massa mengeroyok korban dengan menggunakan balok kayu, piring, botol, dan benda-benda lainnya sehingga meninggal dunia.

Ditemui terpisah, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugeman membenarkan adanya tindakan pengeroyokan yang berakibat korban meninggal dunia.”Memang ada insiden pengeroyokan tepatnya di luar stadion atau di lapangan parkir. Katanya meninggal,” ujar Irman di Stadion GBLA Gedebage Kota Bandung.Meski demikian, Irman mengaku belum mengetahui secara pasti kronologis dari peristiwa pengeroyokan tersebut.”Kasatreskrim sedang mendalami. Tapi sudah ada beberapa orang telah kami amankan. Sedang kami lakukan pemeriksaan intensif sebagai saksi supaya bisa diketahui motifnya. Mudah-mudahan pelaku sudah kami tangkap,” harapnya.

Berdasar informasi tambahan dari polisi, setelah mengamati ciri-ciri tersangka, anggota Satreskrim melaksanakan penyisiran. Mereka menangkap enam orang yang diduga tersangka dan satu orang sebagai saksi kunci.

Kejadian ini juga sempat direspon oleh pemain legendaris Persija yakni Bambang Pamungkas, Pemain Persija yang akrab disapa Bepe itu menyetujui usulan agar sepak bola dihentikan saja jika ada suporter yang meninggal karena olahraga kulit bundar tersebut. “Agak ngilu sih membayangkan tidak ada sepak bola di Republik, tapi saya setuju,” tulis Bepe di akun Twitternya, mengamini pendapat pemilik akun @m_fuad.

Pemilik akun @m_fu4d tersebut tersebut mengatakan, “Kalau masih ada yang meninggal karena sepak bola ya baiklah sepak bola itu saja yg dimatikan.”  Bepe juga mengamini pendapat tak ada nyawa yang sepadan untuk sepak bola. Dia sepakat dengan cuitan lain @m_fu4d. “Sedih Capt tidak ada sepakbola… tapi tak ada nyawa yg sepadan untuk sepak bola. #SepakbolaTanpaKekerasan,” tulis @m_fu4d.

Hingga setelah berita ini mulai tersebar ke dunia sosial media, official Persija dan Persib ikut belasungkawa pada masing-masing medsosnya, Harusnya tidak terjadi hal-hal semacam ini, karena tidak ada kemenangan pun yang sebanding dengan nyawa.

Ucapan bela sungkawa untuk Haringga Sirila juga mengalir dari warga internet. Saat ini tagar #RIPHaringga menjadi terpopuler pertama di Twitter. Selain itu, tagar #Jakmaniaberduka dan #Persijaberduka juga masuk 10 besar terpopuler Twitter.

Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali, dan pihak kepolisian dapat mengusut tuntas akan kasus yang kesekian kali terjadi.

 

 

Tinggalkan Balasan