Liga 1 Menyerahkan Uang Hasil Laga Amal Untuk Keluarga Haringga Sirila

Penulis : Fajar Akbar

Perwakilan Liga 1 menyerahkan hasil dana laga amal kepada keluarga  Haringga Sirila, Suporter Persija Jakarta yang tewas akibat dikeroyok oleh oknum Bobotoh saat jelang laga Persib Bandung vs Persija Jakarta, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api,  Minggu (23/09/2018).

Dana tersebut didapatkan usai laga amal Arema FC vs Madura United  yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang , beberapa hari lalu. Para perwakilan klub tersebut yaitu Manajer Madura United, Haruna Soemitro dan Manajer Umum Arema FC, Ruddy Widodo yang datang secara langsung untuk menyerahkan uang sebesar Rp.251.125.000 ke keluarga  di kediaman nya yang terletak dikawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Selasa (2/10/2018) Siang.

Perwakilan Klub Liga 1 tersebut  didampingi langsung  oleh Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus, Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, dan Ketua Jakmania, Ferry Indrasjarief.

“Jumlahnya hampir 400 juta dipotong biaya pertandingan. Jumlahnya 251 juta dan sisanya kami sumbangkan untuk Palu dan Donggala,” kata Haruna Soemitro  Manajer tim Madura United yang menjadi salah satu dari perwakilan klub liga 1

“Uang sumbangan ini sebetulnya dari suporter ke suporter dan klub hanya fasilitasi. Kami ingin peristiwa kekerasan suporter harus diakhiri,” tambahnya.

Sementara itu mewakili dari pihak keluarga. Mirah, Ibu dari Haringga mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari seluruh pihak kepada Almarhum Haringga Sirila maupun Keluarga yang di tinggalkan.

“Terima kasih sebesar-besarnya, mendukung Haringga dan telah mendoakan. Semoga tenang dan diterima di sisi-Nya. Jangan kembali terulang dan cukup Haringga, biar damai dan lancar. Tapi saya berharap hukuman tetap berjalan.”

“Sebetulnya kalau  memang bisa mending anak saya hidup. Anak saya sudah tidak ada lagi,” katanya sambil terisak tangis.

Laga amal tersebut mengkampanyekan “Rivalitas Tanpa Membunuh” Hal itu bertujuan agar mengurangi kekerasan dalam Sepakbola khususnya dalam Suporter, agar hal serupa tidak kembali terjadi dikemudian hari.

Tinggalkan Balasan