PERSIJA JAKARTA, KATANYA DAN KATANYA

Menjalani penyisihan pertama Liga Champion Asia, Persija Jakarta mebekukan kemenangan 3-1 atas tuan rumah Home United Singapura yang berlangsung di Jalan Besar Stadium, Singapura pada hari selasa tanggal 05 Februari 2019.  Pada kualifikasi yang kedua, Persija Jakarta akan menghadapi tim Australia, Newcastle Jets yang akan berlangsung di Newcastle International Sport Centre, New South Wales. Kedua Tim sama sama menurunkan skuad terbaiknya. Meskipun Persija Jakarta “Pincang” karena tidak diperkuat beberapa pemain asingnya yang terkendala administrasi, namun Tim yang berjuluk Macan Kemayoran ini bisa menumbangkan Tuan Rumah Home United, Singapura dengan skor Telak 1-3.

Meski mempunyai catatan manis dan trend positif, Home United akhirnya tumbang dari tamunya Persija Jakarta. Namun, yang perlu dicermati dalam suguhan pertandingan yang sangat menarik ini  adalah, Konsistensi Tim Persija Jakarta pada pertandingan semalam sangatlah baik. Datang tanpa kekuatan penuhnya, Persija Jakarta tampil garang layaknya macan yang sedang kelaparan dan sedang mencari mangsa. Persija  mempunyai keseimbangan permainan di semua lini permainan. Pola satu  / dua sentuhan dan serangan destruktif serta terarah adalah senjata ampuh Pelatih Anyar Ivan Kolev. 

Menyerang dan bertahan serta transisi yang cukup positif dipertontonkan oleh Tim Juara Liga 1 ini. Saat menguasai bola, semua pemain mencari tempat kosong selebar lebarnya baik secara vertikal dan horizontal area agar memudahkan kawan yang menguasai bola untuk memberikan umpan atau passing, begitupun pada saat kehilangan bola. Pada saat kehilangan bola, setiap sisi melakukan penyempitan ruang ke dalam zona dan melakukan pressing lawan yang dekat dengan bola. Inilah yang menyulitkan Tuan Rumah untuk berkembang dalam pertandingan kali ini. Walaupun tak bisa dipungkiri, Persija Jakarta masih mengandalkan sisi sayap dari seorang Riko Simanjuntak sang “Destroyer” sayap kanan. Ciri Khas Eropa Timur sudah bisa sedikit terlihat di setiap pergerakan dan permainan tim Persija Jakarta kali ini.

Tidak adanya ketimpangan pemain antara pemain utama dan pemain pelapis adalah juga salah satu faktor yang sangat mempengaruhi performa dan salah satu musabab kemenangan Persija Jakarta malam tadi. Andritany sang kiper sekaligus  Kapten Tim Macan Kemayoran bermain cukup apik dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Home United. Posisi dan Killer Instingnya mampu menyelamatkan peluang demi peluang tim lawan, walaupun harus kebobolan 1 goal di menit ke 43.

Banyak pengamat dan fans The Jakmania yang pemain persija terutama mengkritisi Lini Belakang persija, apalagi tanpa diperkuat oleh pemain Pinjaman Madura United “Jemie’. Namun rasa khawatir dan kecemasan serta KETIDAK PERCAYAAN banyak pengamat terbantahkan pada pertandingan kmarin malam. Duet maman dan Ryuji terbukti ampuh mementahkan dan meruntuhkan mental serangan yang dibangun dari Home United. Ryuji tanpa ampun dan bermain impresif pada lini belakang dan sudah bisa “In” dengan pemain lainnya seperti Maman Abdurahman, Dany Saputra dan seniornya Bang Haji Ismed Sofyan. Walaupun kita lihat ada beberapa peluang yang dapat ditembus di sektor kiri pertahanan persija yang ditempati oeh Dany saputra. Tetapi hal ini bukan masalah bagi Tim, karena dua winger sayap sangat disiplin membantu pertahanannya masing masing. Riko Simanjuntak bisa mem-back up posisi Bang Haji Ismed ketika dilewati oleh pemain lawan.

Dilain sisi, Posisi Ramdani Lestaluhu,  Sandi Sute dan Fitra Ridwan yang merupakan Jantungnya Tim Persija, dapat bekerja dengan baik. Fitra Ridwan dan Ramdani Lestaluhu bisa “Menyuapi” Simic dengan passing passing yang terarah dan konstruktif, bahkan memberikan umpan umpan daerah yang matang kepada Riko Simanjuntak serta  Beto. Alhasil Gol demi Gol persija berhasil dilesakkan ke gawang Home United.

Pun demikian setelah Fitra dan Sandi Sute digantikan oleh Ivan Kolev, permainan tidak berubah drastis. Malah lebih berkembang dan lebih “merusak” pertahanan lawan dan dengan baik diselesaikan tugasnya oleh pemain pengganti. Yan Pieter bisa menjaga keseimbangan lini tengah dan bisa membuat alur bola secara progresif ke zona lawan (Home United). Artinya Organisasi yang dipertontonkan oleh Persija sudah Baik. Sudah ada irama dan sudah ada “teks Book” Baru  untuk tim ini. “Alua” pun bisa menyelesaikan tugasnya sebagai “tukang jagal” pertahanan lini tengah Persija Jakarta.

Namun, tak ada gading yang tak retak. Ada beberapa kelemahan yang patut dan harus diperbaiki kedepan agar Persija dapat memperoleh hasil yang maksimal. Faktor fisik adalah salah satu faktor yang terlihat agak sedikit lemah. Terlihat beberapa kali para pemain Persija agak sulit duel sprint 1 lawan 1. Kemudian ada beberapa moment dimana  dalam menutup / pressing lawan dalam zona markingnya agak telat. Pemain beberapa kali terlambat mengantisipasi bola dan lawan. Inilah salah satu hal yang membuahkan gol pada menit ke 43 karena terlambat menutup umpan dan pergerakan tanpa bola lawan.

Semoga kedepan kesalahan kesalahan menjadi guru yang berharga untuk tim Persija Jakarta dan kemenangan ini menjadi modal dasar untuk mencapai tahta tertinggi sepakbola Asia serta untuk membungkam cacian dan cibiran terhadap Tim kebanggan “Persija Jakarta” yang selama ini kita dengar.

Bagi saya, Persija adalah tim besar. Makin besar sebuah tim, maka akan makin tinggi tekanannya kepada tim. Baik tekanan dari luar ataupun tekanan dari dalam sendiri. Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Itulah perumpamaan yang harus kita jalankan kedepan.

Kita buktikan dengan sebuah PRESTASI, Bukan dengan KATA FRUSTASI. Kita pertontonkan Aksi dan Atraksi, Bukan menunjukan suatu cacian  basi berdasarkan ILUSTRASI. Kita kedepankan Data dan Fakta, bukan karna katanya dan katanya.

PERSIJA AKAN SELALU BESAR DENGAN SIAPAPUN PEMAINNYA.

Penulis : Feby lazuardy, lahir di Jakarta, 03 Februari 1978

Mantan Korwil Tebet, sekarang melatih futsal Jak Angel





13 thoughts on “PERSIJA JAKARTA, KATANYA DAN KATANYA

  1. gue sangat setuju dengan analisa ente bang, semoga Persija semakin Jaya Raya…
    untuk abang jangan pernah bosen untuk berbagi analisa agar semua orang bisa mengerti tentang arti Sepakbola…

  2. Untuk tim besar dan juara, mungkin yg buat heran adalah pembelian pemain, yg sebagian besar pemain biasa dan berasal dari liga 2.. Di tambah keluarnya GW.. Ada apa sebenarnya, apa ada hubunganya dengan finansial persija..

  3. Menurut gue pergerakan transfer kurang bagus dalam membeli pemain, kebanyakan pemain kurang jam terbang dan dari kasta liga 2, di tambah GW keluar.. Ada apa dengan finasial persija..

  4. Analisa abang sangat baik .
    Ane dukung ente bang buat terus menganalisa persija jakarta..
    Ane juga suka persija bang.
    Semoga persija bisa jadi club yg membanggakan bukan untuk warga jakarta..tapi untuk seluruh masyarakat yg mencintai sepakbola..

    #sajete

  5. analisa yg sangat cermat, buktikan persija sebagai TiM yg menjuarai liga Indonesia…harumkan nama Bangsa di kancah Piala Champion Asia

  6. Buat terus perubahan2 positif untuk permainan persija, agar bisa membawa persija ke level sepak bola tertinggi, bravo persija….

  7. Saya kira tulisan-tulisan positif mengenai sepakbola seperti inilah yg dibutuhkan bangsa kita. untuk menjadi contoh bahwa sepakbola merupakan tontonan yg kalau dibawa ke ranah subjektif bisa menimbulkan kekisruhan, tetapi jika dibawa dengan analisa objektif seperti ini saya kira kita semua setuju bahwa hal ini bisa juga menjadi penyemangat tim serta supporternya supaya bisa lebih baik lg. Saya setuju dengan penulis tentang bagaimana keadaan sebuah tim di lapangan maupun diluar lapangan, terlihat Persija disana bisa menghandle dengan baik pressure perihal administrasi di luar lapangannya, sehingga menciptakan konsistensi yang demikian baiknya. Hal ini mungkin menjadi kendala di beberapa lapisan masyarakat yang tidak paham, tetapi sedikit demi sedikit pasti akan paham dengan bantuan tulisan-tulisan seperti ini ke depannya.
    Vamos!
    Salam olahraga!

  8. Tulisan yang bagus coach …..paling ga ngebuka pikiran sebagian dari kita …. fokus tetap ngedukung Persija….
    Lanjutkan nulisnya coach 💪💪💪

  9. excellent, tulisan seperti ini yang seharusnya terus di bangun untuk perkembangan dan kemajuan Persija, semoga pelatih dan jajaran manajemen Persija membaca tulisan ini, dan sepatutnya kita bukan saja hanya sekedar menonton pertandingan tapi melakukan tulisan” seperti ini, sekali lg excellent terus lah melakukan tulisan” yang sifatnya membangun untuk perubahan tim Persija yang lebih baik kedepannya, bravo persija

  10. Persija terus menerus untuk prestasi krn tanpa prestasi persija tak akan besar namanya, skrg masyarakat ingin punya bukti yaitu prestasi prestasi yg setinggi-tingginya.

  11. Luarrrr biasa analisa abang .. saya yakin dgn solidnya setiap element di Tim Persija membuat Tim Kebanggaan Ibukota Jakarta selalu di Takuti baik di Indonesia Maupun di Asia .. Persija Macan Asia .. thx abang atas tulisan yg membangun

  12. Analisa yang sangat mendalam tapi tidak berlebihan. Melihat dari sudut pandang yg objektif dan berimbang. Tulisan-tulisan seperti ini rasanya mesti diperbanyak. Selain memberi gambaran secara gamblang dan mendalam, juga dapat mengedukasi suporter bahwa ada banyak “proses”, taktik, juga sebab-akibat dalam sebuah pertandingan untuk mencapai sebuah kemenangan.

Tinggalkan Balasan