PP Jakmania Menjadi Tamu Undangan, Dalam Pertemuan Pengendalian Tembakau di Indonesia

Perwakilan pengurus pusat Jakmania yang dihadiri oleh ketua umum bung Ferry dan Kabid Litbang Jakmania Afrizal menghadiri acara audiensi antara Masyarakat Sipil untuk Pengendalian Tembakau dengan PSSI yang diwakili oleh bapak Gatot Widakdo sebagai head of media, bapak Nugraha Setiawan sebagai head of security, safetiness dan infrastructure serta turut hadir juga bapak Alif Nugraha sebagai Manager of fans engagement,  yang di selenggarakan di kantor PSSI yg berlokasi di Fx Building Senayan.

Pertemuan ini adalah langkah awal terhadap kampanye tribun tanpa asap yang diharapkan bisa diterapkan di semua stadion yang ada di Indonesia. PSSI menyambut antusias dan positif langkah ini dan akan mencoba mengembangkan dan menerapkannya di dalam regulasi sepak bola Indonesia, karena hal ini sebenarnya sudah ada pada peraturan FIFA dan PSSI untuk larangan adanya asap rokok didalam stadion.

Dalam pertemuan terpisah ketua Jakmania juga menceritakan bagaimana awalnya PP Jakmania bisa diundang pada acara tersebut, “pada awalnya kita (PP Jakmania) mengkampanyekan untuk mentidak adakan redflare serta smoke bomb karena peraturan FIFA sekarang dan PSSI tidak membolehkan lagi adanya dua hal tersebut. lalu ketika Persija hendak main di GBK,  pihak GBK meminta untuk tidak ada lagi asap rokok didalam stadion, lalu bidang Litbang Jakmania berinisiatif untuk menggerakan #tribuntanpaasap”.

Dengan masifnya kampanye #tribuntanpaasap, jakmania mendapatkan perhatian dari LSM Koalisi Masyarakat Pengendalian Tembakau, pada kesempatan sebelumnya ketua Jakmania juga pernah diundang untuk menjelaskan mengapa suporter Persija ini mempunyai gerakan yang sangat positif, ternyata hal ini lah yang membuat LSM tersebut berniat untuk mengajak PP Jakmania untuk ikut dalam pergerakan pengendalian tembakau di indonesia.

Hal ini mengingat dari data survei yang didapatkan banyak pengguna rokok di Indonesia yang masih dibawah umur, sementara di luar negri sekarang ini ada penekanan dalam angka pengguna tembakau dibawah umur, dari banyakya angka inilah yang menjadi mengkhawatirkan.

Karena pergerakan positif ini juga sudah dilakukan oleh dua suporter sepak bola indonesia Persija Jakarta dan Bali United, maka pada pertemuan ini LSM Koalisi Masyarakat Pengendalian Tembakau meminta kepada PSSI untuk dilakukan serentak di seluruh Stadion di Indonesia, agar pada penyelenggaraan olahraga tidak adanya lagi polusi asap untuk menjaga kenyamanan bersama.            

 

Tinggalkan Balasan