Hasil pertandingan antara Persija Jakarta vs PSIS Semarang

Hasil pertandingan antara Persija Jakarta vs PSIS Semarang dalam laga Liga 1 Indonesia ditutup dengan skor akhir 2-1 di Stadion Patriot, Minggu (15/9).

Kubu PSIS tidak terlalu fit menyambut pertemuan kali ini. Mereka juga masih merasakan kegembiraan laga sebelumnya saat melawan PSM Makassar. Mereka tetap berharap yang terbaik terlebih datang sebagai tim tamu saat melawan tim Macan Kemayoran.

Kubu tim tuan rumah tak kalah harap-harap cemas meski bermain di kandang sendiri. Laga hari ini juga bisa dibilang ujian mengerikan bagi Banuelos yang telah dapat peringatan dari klub agar menang saat lawan PSIS. Ultimatum sederhana seperti itu bisa berbuah kemenangan, atau sebaliknya.

Kubu Macan Kemayoran tidak sanggup memanfaatkan kondisi skuad lawan yang tengah kelelahan dan tidak bugar. Terbukti jika para pemain PSIS Semarang masih sanggup membuat Persija pusing mencari celah untuk menjebol lini pertahanan lawan mereka sore ini.

Hingga menit ke-31 terlihat lini pertahanan PSIS sangat solid. Bukan selalu bertahan, mereka bahkan sanggup melancarkan serangan balik yang mengerikan, termasuk yang terjadi di menit ke-32. Perlu terobosan kuat dilakukan Persija jika tidak ingin dipermalukan dalam laga kali ini.

Riko Simanjuntak dan rekan-rekannya terlihat cukup frustrasi ingin membongkar lini pertahanan PSIS. Super buntu, PSIS melakukan pergantian pemain di menit ke-39, Komarudin masuk menggantikan Bayu Nugroho.

Riko sempat dilanggar hingga membuahkan peluang sepak pojok di menit ke-41. Apa daya lagi-lagi kesempatan itu tidak bisa dimanfaatkan oleh kubu Persija Jakarta. Simic ikut terlihat kebingungan mencari cara menghasilkan gol pertama di laga saat menit pertandingan terus berjalan. Tempo laga juga tidak terlalu cepat hingga suporter tidak terlalu bersemangat.

Tambahan waktu hanya 2 menit diberikan. Riko dan Simic terus berusaha memaksimalkan tambahan waktu. Penalti diberikan setelah kartu kuning diberikan pada Rio usai tidak sengaja menendang kepala lawan. Gol terjadi setelah Simic sukses mengeksekusi tendangan penalti di penghujung babak pertama. 1-0 untuk Persija Jakarta.

Memasuki menit awal babak kedua, pelatih Bambang Nurdiansyah menarik keluar Cantillana dan memasukkan Tegar Infantri. Praktis, PSIS tidak lagi diperkuat pemain asing di sisa waktu pertandingan.

Persija semakin leluasa menyerang Laskar Mahesa Jenar, dan akhirnya memenangkan duel di depan gawang PSIS dengan sebuah gol indah dari Rohit Chand di menit ke-53. Berawal dari tendangan sudut dan kesalahan antisipasi Jandia Eka, Persija sukses menggandakan kedudukan menjadi 2-0.

Sepuluh menit berselang, persaingan sengit juga terjadi di depan gawang Persija. Kesalahan umpan yang dilakukan pemain bertahan Macan Kemayoran, dan antisipasi Andritany yang kurang maksimal membuat Septian David Maulana leluasa melesakkan gol di menit ke-63.

Tak ingin jemawa dan tersusul perolehan gol PSIS, pelatih Julio Banuelos kemudian memasukkan striker Bambang Pamungkas menggantikan Ramdani di menit ke-70. Lima menit berselang, giliran striker asing PSIS, Claudir yang memaksakan diri untuk bermain menggantikan Eka Febri. Jelang sepuluh menit akhir pertandingan, Persija hampir memperlebar jarak saat umpan Riko Simanjuntak mengarah ke depan gawang dan bola rebound disambut kaki kiri Marko Simic. Namun penyelamatan gemilang Jandia Eka berhasil meredam serangan kilat tersebut.

Hingga memasuki babak tambahan waktu, tak ada gol tambahan yang tercipta, baik dari Persija Jakarta maupun PSIS Semarang. Tambahan tiga poin membawa Macan Kemayoran terlepas dari zona merah, dan beranjak ke peringkat ke-15 klasemen sementara Liga 1 2019.

Susunan Pemain:

Persija Jakarta (4-3-3): Andritany Ardhiyasa (GK); Rezaldi Hehanusa, Xandao, Maman Abdurrahman, Tony Sucipto; Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, Joan Tomas; Novri Setiawan, Marko Simic, Riko Simanjuntak

PSIS Semarang (4-3-3): Jandia Eka Putra (GK); Frendy Saputra, M. Rio Saputra, Ganjar Mukti, Fredyan Wahyu; Heru Setyawan, Eka Febri Yogi, Jonathan Cantillana; Septian David Maulana, Hari Nur Yulianto, Bayu Nugroho

Tinggalkan Balasan