the Jakmania Series: Tandang ke Padang dengan Dua Roda

Penulis adalah Ryan Febriansyah, anggota The Jakmania Cileungsi.

Berawal dari candaan tengah malam, kami sepakat untuk melakukan away days alias tandang ke Sumatera untuk menyaksikan laga Persija Jakarta pada Juli 2019.

Dengan persiapan seadanya, kami berempat menggunakan dua sepeda motor yang “setengah sehat”. Kami berangkat malam hari dari Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pagi hari kemudian, kami tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Turun dari kapal, kami masih harus menempuh sekitar 1.000 km.

Tanpa berpikir makan dan istirahat, kami melanjutkan perjalanan. Kami hanya bermodal nasi bungkus dari rumah demi alasan hemat.

Perjalanan kami beberapa kali tertahan razia polisi. Kami tak punya SIM sehingga tiba di Palembang, Sumatera Selatan, pada malam hari.

Pada pagi buta, kami melanjutkan perjalanan menuju Padang di Sumatera Barat. Meski sudah berusaha tanpa makan dan istirahat, perjuangan kandas karena tiba di Padang saat kick-off sudah dimulai.

Alhasil, kami hanya bisa menyaksikan pertandingan Semen Padang vs Persija melalui layar televisi di warung kopi di perbatasan kota Padang. Meski begitu, kami tetap merasakan atmosfer Stadion Agus Salim.

Kami pun mengucap syukur karena pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Meski kecewa tidak bisa menyaksikan pertandingan dari dalam stadion, kami tetap berupaya menginjakkan kaki di tanah Kabau Sirah.

Kami bermalam di alun-alun Muara Bungo. Pagi harinya, kami menempuh tiga jam perjalanan dan tiba di kota Padang dan sempat bertemu rekan-rekan The Jakmania sehingga sedikit membayar kekecewaan.

Kami menghabiskan tiga malam di Padang dan menyempatkan diri berwisata ke Jam Gadang. Setelah itu kami beranjak pulang.

Untuk perjalanan pulang, kami menghadapi kendala. Tiba di Jambi, kondisi kesehatan mulai menurun. Tak pelak, rombongan kami terpecah.

Satu orang memutuskan kembali ke Padang dengan menumpang bus untuk sebuah urusan. Satu orang lainnya ke Jakarta dengan bus lantaran sakit.

Akhirnya tersisa dua orang dengan dua sepeda motor. Karena keterbatasan uang dan kendala teknis sepeda motor, serta rute berbeda nan rawan, kami butuh satu pekan untuk tiba di Cileungsi.

dapat juga dibaca disini : https://www.skor.id/nusantara/the-jakmania-series-tandang-padang-dengan-dua-roda-01351893

Tinggalkan Balasan