Penggunaan Bintang Di Logo Klub Sepakbola

penulis : Litbang Jakmania

Persija memiliki 1 bintang di atas logonya, sementara Persib memiliki 2.

Bayern Munchen memiliki 4 bintang di atas logonya, sementara Juventus memiliki 3 bintang.

Maksudnya apa, sih, penggunaan bintang di atas logo klub itu?

Sederhananya, bintang di atas logo tim sepakbola itu melambangkan jumlah gelar juara yang pernah diraih. Bisa itu gelar liga, gelar kejuaraan continental, atau bahkan gelar juara piala domestik.

Entitas sepakbola pertama yang memakai bintang untuk melambangkan jumlah gelar juaranya adalah Juventus pada tahun 1958, setelah memenangkan gelar Serie A mereka yang ke sepuluh. Setelah itu, hal yang dilakukan Juventus ini diadopsi oleh federasi sepakbola Italia untuk dijadikan peraturan resmi.

Jadi, makin banyak bintangnya berarti makin banyak juga gelar juaranya?

Belum tentu juga, sih.

Tiap-tiap negara memiliki peraturan yang berbeda mengenai penggunaan bintang di atas logo tim dan juga penggunaan bintang di atas logo ini tidak mengikat. Maksudnya, klub bisa saja tidak memasang logo sehabis mereka juara 10 kali. Atau bahkan bisa saja klub memasang bintang di atas logonya tanpa pernah juara.

Di Indonesia, PSSI tidak mengeluarkan peraturan khusus yang mengatur penggunaan bintang di atas logo tim. Jadi setiap tim bisa bebas saja meletakkan bintang di atas logonya, bahkan tanpa pernah meraih juara sekali pun.

Satu bintang di atas logo Persija itu melambangkan jumlah gelar juara kompetisi kasta teratas sepakbola Indonesia yang berjumlah 11. Persija mengadopsi peraturan sepakbola Italia.

Bisa dilihat pada logo tim AC Milan yang ada 1 bintang di atasnya. Bintang tersebut melambangkan 18 gelar Serie A yang sudah diraih AC Milan sepanjang sejarahnya. Lalu ada juga Juventus yang memiliki 3 bintang di atas logonya yang melambangkan lebih dari 30 gelar juara Serie A.

Sementara 2 bintang di atas logo Persib bukan melambangkan jumlah gelar mereka sebanyak 20. Tapi melambangkan jumlah gelar juara mereka selama era Liga Indonesia yang berjumlah 2.

Peraturan penggunaan bintang di atas logo tim sepakbola berbeda lagi di Jerman. Peraturan di sepakbola Jerman; 1 bintang untuk 3 gelar juara Bundesliga, 2 bintang untuk 5 gelar juara Bundesliga, 3 bintang untuk 10 gelar juara Bundesliga, dan 4 bintang untuk 20 gelar juara (atau lebih) Bundesliga.

Hanya ada 6 tim di Jerman yang berhak memakai setidaknya 1 bintang di atas logonya.

Hamburg, Stuttgart, dan Werder Bremen berhak memakai 1 bintang karena pernah juara bundesliga 3 kali atau lebih tapi kurang dari 5 kali.

Monchengladbach dan Dortmund memiliki 2 bintang diatas logonya karena pernah juara Bundesliga sebanyak 5 kali atau lebih, tapi kurang dari 10.

Lalu ada Bayern Munchen yang memiliki 4 bintang di atas logonya karena berhasil juara Bundesliga lebih dari 20 kali (tepatnya 30 kali).

Di Skotlandia, sebenarnya peraturannya juga sama dengan di Italia, 1 bintang untuk 10 gelar liga. Bisa dilihat di logonya Rangers FC. Mereka memiliki 5 bintang di atas logonya karena pernah juara liga skotlandia sebanyak 54 kali.

Tetapi rival sekota Rangers FC, Celtic FC tidak mengikuti peraturan itu walau sudah juara liga skotlandia 51 kali. Celtic FC hanya memakai 1 bintang di atas logonya yang melambangkan jumlah gelar juara liga champions yang pernah diraihnya.

Selain Skotlandia dan Italia, Belanda dan Swedia juga menerapkan peraturan 1 bintang untuk 10 gelar juara liga.

Seperti disinggung di awal tulisan, sebuah tim bisa dengan bebas memasang bintang di atas logonya tanpa meraih juara terlebih dulu.

Contoh paling terkenal adalah Manchester City sebelum mereka rebranding logonya. Ada 3 bintang di atas burung elang yang menjadi logo klub, yang tidak berarti City pernah juara liga inggris 30 kali. Mereka memiliki filosofi tersendiri untuk 3 bintang itu.

Di Indonesia ada Bhayangkara FC yang memiliki 3 bintang di atas logonya, padahal mereka baru juara Liga 1 kali. 3 bintang di atas logo mereka itu datang dari logo kepolisian republik Indonesia yang memang terdapat 3 bintang di atasnya.

Jadi, peraturan perbintangan ini memang ada di beberapa negara di dunia, tapi sifatnya tidak mengikat. Pokoknya terserah klubnya saja mau memasang berapa pun bintang di atas logonya. Tapi ya harus tau diri juga.

Tinggalkan Balasan