Dream Team Tanpa Mahkota

Menyambut Hari Ulang Tahun Persija Jakarta ke-92, Pengurus Pusat the Jakmania akan memberikan info-info mengenai sejarah Klub Kebanggaan kita loh! Penasaran? Nyok simak postingan kita yang ke sembilan belas.

Persija sukses mempersiapkan tim dengan matang dengan mengunci pemain pemain level 1 dengan bertabur bintang. Mulai dari sektor penjaga gawang hingga penyerang tidak ada celah untuk terlihat lemah.

Bermain dengan sistem 2 wilayah kala itu, Persija tidak melangkah mulus menuju 8 besar. Namun modal 4 kemenangan di laga awal dan kemenangan tanpa tanding dengan Persib membuat Persija melaju di papan atas.

Juga dengan skuad yang apik membuat Persija mampu lolos ke 8 besar bertemu PSM, Persebaya juga PSIS. Mampu menang melawan PSIS dengan menggilanya performa Agus Indra yang menciptakan 2 gol, imbang dengan PSM dan menang WO melawan Persebaya yang saat itu ogah bertanding di GBK.

Status juara grup 8 besar tersemat dan berhak melaju ke final melawan Persipura. Full orange GBK nyatanya tidak bisa membantu Persija meraih gelar kesebelas liga karena harus takluk dengan pertambahan waktu dan skor akhir 2-3.

Persija coba bangkit dengan menatap Copa Indonesia edisi perdana. Semangat tinggi para punggawa memantapkan gelar Copa karena hasil positif di laga laga sebelumnya tapi akhirnya harus kandas kembali setelah tersungkur oleh Arema 3-4 dihadapan the Jakmania. 2005 adalah nostalgia pahit tentang trofi di depan mata yang gagal diraih.

Tinggalkan Balasan