Jakmania Indramayu

Indramayu salah satu kabupaten di provinsi Jawa Barat, Indonesia. Nama Indramayu berasal dari kecantikan putri Raden Arya Wiralodra bernama Nyi Endang Darma Ayu, yaitu salah satu pendiri Indramayu abad 1527 M. Indramayu dengan segala kekayaan alam dan sejarahnya meninggalkan jejak juga untuk Jakmania.

Arvin, ketua the Jakmania wilayah Indramayu berbagi cerita perjalanan Indramayu hingga bisa sampai saat ini. Januari 2010, berawal dari anak-anak muda yang memiliki kecintaan yang sama terhadap Persija Jakarta, maka terbentuklah Indramayu sebagai komunitas.

Tak perlu menunggu lama, 2 tahun berselang Indramayu memantapkan diri mereka untuk bergabung secara resmi di keluarga besar the Jakmania dengan menjadi sub-korwil dari koordinator wilayah Jatinegara Kaum. Seiring dengan berjalannya waktu, the Jakmania Indramayu kian besar dan bertambah besar sehingga mereka memutuskan untuk mengajukan diri menjadi Korwil.

Arvin menambahkan, tekad mereka menjadi Korwil bukanlah semata-mata hanya karena kuantiti, tapi dengan bergabung menjadi korwil resmi Indramayu akan lebih lagi mengembangkan diri mereka dan berdampak positif tentunya bagi organisasi.

Tepatnya pada 20 Maret 2016, the Jakmania Indramayu resmi menjadi Korwil. Namun perjalanan tidaklah muda. Sempat mengganti korwil ditengah perjalanannya dan vakum hampir 2 tahun, kini the Jakmania Indramayu kembali bangkit dibawah ketua Arvin.

Sebagai ketua, cara yang dilakukan Arvin untuk tetap menjaga roda organisasi tetap berjalan adalah dengan melakukan kunjungan kesetiap zona dan sub-korwil untuk memastikan komunikasi tetap berjalan dengan baik.

Wilayah yang dijuluki sebagai oren kota mangga dan memiliki slogan “kita kabeh ana kenang Persija” saat ini memiliki lebih dari 1000 anggota yang terbagi di 31 kecamatan atau yang disebut zona dan 6 sub Korwil yang tersebar di Kab. Cirebon, Cirebon Utara, Majalengka, Kuningan, Pemalang Selatan,Subang Pantura.

Sebagai ketua Arvin memiliki target organisasi yaitu 5000 anggota untuk Indramayu dan menjadikan pantura oren secara keseluruhan. Target ini dilakukan dengan bentuk nyata melakukan sosialisasi KTA, kunjungan zona dan sub, mengadakan baksos, dan kegiatan sosail lainnya.

Tinggalkan Balasan