“Cukup Gw Aja Yang Baku Hantam” – the Jakmania Kab. Bogor

The Jakmania Kabupaten Bogor, siapa yang tidak tahu wilayah yang satu ini. Berawal dari keisengan melihat teman nonton bola. Niat awalnya adalah bisa ke Jakarta, melihat gedung-gedung tinggi perkantoran yang juga biasanya menjadi daya tarik para urban. Namun siapa sangka Bang Cupay yang juga menjadi korwil saat ini justru menemukan jati dirinya sebagai supporter.

Seiring dengan berjalannya waktu, melalui pemberitaan mulut ke mulut akhirnya tergabunglah beberapa orang pencinta Persija dari wilayah Bogor untuk sama-sama menonton Persija ke Jakarta.

Bogor sudah Persija dari dahulu, mungkin ini adalah gambaran yang bisa dideskripsikan saat itu. Pada tahun 2008 the Jakmania Kab. Bogor memutuskan berdiri dan bergabung menjadi sub-korwil Depok. 2010 the Jakmania Kab. Bogor mengalami transisi dan berpindah sub-korwil ke Pondok Labu.

Berjalannya waktu, semakin bertumbuhnya anggota di Kab. Bogor akhirnya mereka memutuskan untuk mengajukan diri menjadi Korwil. Tepat pada 28 Januari 2011 the Jakmania Kab. Bogor resmi menjadi Korwil the Jakmania yang diketuai oleh Bang Cupay.

Bang Cupay mengatakan “menjadi outsider masing-masing itu nggak enak, kenapa kita nggak jadi satu aja”. Bagi Bang Cupay bersatu menjadi satu komando tidak lebih dan tidak bukan hanya demi kesolidan satu sama lain. Dan hal tersebut terbukti dengan the Jakmania Kab. Bogor saat ini yang terdiri dari 56 sub korwil dengan jumlah anggota aktif lebih kurang 8000 anggota.

Membawahi 8000 anggota bukanlah perkara mudah. Bagi Bang Cupay kualitas anggota tetap lebih utama dibanding kuantitasnya. Demi memastikan jalannya organisasi dan regenerasi yang baik, Bang Cupay menekankan setiap ketua sub-korwil harus aktif berperan menjadi ketua dimasing-masing wilayah, melakukan kopdar, memiliki target anggota, dan harus mengetahui perputaran anggota disetiap wilayah.

The Jakmania Kab. Bogor sebentar lagi berusia 11 tahun. Dengan bertambahnya usia dan jumlah anggota mereka sepakat untuk merubah stigma negative yang ada dalam citra supporter. Bang Cupay menegaskan semakin banyak anggota bukan lagi menunjukan fisik tapi otak, bukan perkara siapa yang lebih berani dan berkuasa tapi ini menyangkut banyak jiwa, tunjukan image yang baru bukan hanya rusuh.

Bang Cupay menambahkan “kalo dulu mengedepankan kekerasan sekarang pikiran, cukup gw yang baku hantam generasi sekarang jangan. Bukan otot lagi yang didepankan tapi harus berpikir pintar” tutupnya.

Tinggalkan Balasan