Hening Sesaat di SUGBK, Mengenang Fahreza

Persija jakarta harus menelan pahit atas kekalahannya dikandang sendiri atas Madura United 0-2, pada pekan kedelapan Go-Jek Liga 1 2018 bersama BukaLapak, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/5/2018) malam.

Kekalahan ini tidaklah tanpa dasar, pasalnya Stefano Cugurra sang pelatih dari awal permainan sudah menurunkan pemain-pemain Persija lapis 2, hanya terlihat Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan yang mengisi pemain inti.

Persija menurunkan cukup banyak pemain pelapis selain Daryono dan Gunawan Dwi Cahyo, yang harus menggantikan Andritany Ardhiyasa dan Jaimerson yang mengalami cedera.

Dekatnya jadwal pertandingan antara laga kontra Madura United dengan laga kontra Home United di Piala AFC 2018 disinyalir menjadi penyebab Persija memainkan pemain pelapis.

Namun dibalik kekalahan Persija ada yang menarik didalamnya, karena pada saat menit ke 12 hingga ke 13 SUGBK terasa hening seketika. Hal ini tentunnya bukanlah tanpa sebuah alasan, karena pada menit tersebut pada jalannya pertandingan sudah ada kesepakatan dari Jakmania Pusat untuk mengenang Almarhum Muhammad Fahreza.

Fahreza (16) meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan luka di kepala saat berupaya masuk GBK untuk menonton laga sepakbola Persija Jakarta versus Persela Lamongan.

Terlihat seluruh Jakmania yang menonton laga malam itu mengheningkan cipta, berdoa atas keselamatan almarhum yang sudah mendahului kita.

Angka yang dipilih juga bukan tanpa alasan dimana 12 adalah sektor lokasi kejadian yang menimpa almarhum serta 13 adalah tanggal kejadian bentrok yang melibatkan almarhum.

Walaupun kejadian ini sudah berlangsung 2 tahun yang lalu, namun segenap Jakmania masih peduli dengan almarhum atas kepergiannya, karena fahreza adalah bagian dari keluarga Jakmania dan Persija

 

 

 

Tinggalkan Balasan