Persija Jakarta menang dramatis atas Borneo FC pada leg pertama semifinal Piala Indonesia

Bermain di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019) sore WIB, Persija yang bertindak sebagai tuan rumah bermain menyerang sejak menit awal dan tak memberikan kesempatan Borneo FC mengembangkan permainan. Alhasil, Persija sudah unggul ketika laga baru berjalan dua menit. Mendapat ruang di depan kotak penalti, Yan Pieter Nasadit melepaskan sepakan keras yang tak bisa dihalau Nadeo Agra Winata di bawah mistar Borneo FC. Usai memimpin 1-0, Persija malah ditekan balik oleh Borneo FC yang berani bermain terbuka untuk menyamakan skor. Beberapa kali peluang dibuat sampai akhirnya Borneo bisa menyamakan skor pada menit ke-38. Terens Puhiri menembus pertahanan Persija dan menembak kencang dari luar kotak penalti yang dijaga Andritany Ardhiyasa. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua laga, Persija semakin agresif melancarkan serangan. Sejumlah

Halal Bihalal Jakmania dan Persija di Rumah Dinas Gubernur Jakarta

PP the Jakmania beserta jajaran manajemen Persija dan pemain Persija Jakarta menghadiri undangan di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.  Dalam acara silatuhrahmi halal bihalal ini, bapak Anies Rasyid Baswedan memberikan pesan "Mari sama-sama kita buktikan kalo di Jakarta ada pertandingan berjalan dengan aman Kamis (27/6/2019). Acara ini adalah pertemuan lanjutan yang sebelumnya sudah dilakukan oleh beberapa perwakilan PP Jakmania yang berkunjung kerumah Gubernur Jakarta tersebut, guna mempererat tali silaturahmi antara supporter Persija Jakarta dan pihak pemerintahannya.  Dalam kesempatan tersebut, Anies Baswedan mengaku sangat bangga Jakarta punya tim sebesar Persija. Ke depan ia pun terus berupaya untuk mendukung kemajuan Persija.  “Dengan kehadiran Persija serta Jakmania membuat rasa persatuan luar biasa saya rasakan saat kita konvoi juara Liga 1 berkumpul semua dalam satu bendera kita semua pendukung Persija,” kata Anies Baswedan. “Inya Allah ke

PP Jakmania Menjadi Tamu Undangan, Dalam Pertemuan Pengendalian Tembakau di Indonesia

Perwakilan pengurus pusat Jakmania yang dihadiri oleh ketua umum bung Ferry dan Kabid Litbang Jakmania Afrizal menghadiri acara audiensi antara Masyarakat Sipil untuk Pengendalian Tembakau dengan PSSI yang diwakili oleh bapak Gatot Widakdo sebagai head of media, bapak Nugraha Setiawan sebagai head of security, safetiness dan infrastructure serta turut hadir juga bapak Alif Nugraha sebagai Manager of fans engagement,  yang di selenggarakan di kantor PSSI yg berlokasi di Fx Building Senayan. Pertemuan ini adalah langkah awal terhadap kampanye tribun tanpa asap yang diharapkan bisa diterapkan di semua stadion yang ada di Indonesia. PSSI menyambut antusias dan positif langkah ini dan akan mencoba mengembangkan dan menerapkannya di dalam regulasi sepak bola Indonesia, karena hal ini sebenarnya sudah ada pada peraturan FIFA dan PSSI untuk larangan adanya asap rokok didalam stadion. Dalam pertemuan terpisah

HUT-18 Jakmania Kelapa Gading Timur

The Jakmania Korwil Kelapa Gading Timur merayakan puncak acara hari jadinya yang ke-18 di Afterhour Sunter pada hari Minggu 23 Juni 2019. Merayakan ulang tahun dengan tema "Kami Bersama” ini bermaksud untuk mengingatkan bahwa kita harus bisa bersama-sama saling menjaga persaudaraan dan kebersmaaan antar anggota dan mendukung Persija Jakarta kearah yang lebih baik karna sejatinya " KEJAR PERSIJA KU BAHAGIA"

Hasil Akhir Persela vs Persija Liga 1 2019

Persela Lamongan dan Persija Jakarta akan saling bentrok pada pada laga pekan kelima Shopee Liga 1 2019, di Stadion Surajaya, Sabtu (22/6/2019). Kedua tim sama-sama bertekad menyudahi hasil kurang memuaskan.  Tak ingin terus terpuruk, Laskar Joko Tingkir berambisi merengkuh kemenangan. Untuk itu, Persela bertekad menjadikan Persija Jakarta sebagai batu loncatan untuk bangkit. Persija Jakarta dan Persela sudah saling jual beli serangan terjadi sejak awal pertandingan. Persela berusaha mengimbangi permainan yang diperlihatkan juara bertahan Liga 1 dan tampil terbuka dengan serangan-serangan cepat. Sejumlah peluang didapatkan oleh kedua tim. Riko Simanjuntak dan Novri Setiawan memiliki peluang bagi Persija, begitu pun Persela lewat Alex Dos Santos dan Rafael Gomes de Oliveira (Rafinha). Namun, peluang masih tak bisa dimaksimalkan, baik karena kepiawaian kedua penjaga gawang yang tampil di bawah mistar gawang, atau pun bola yang

Pengganti Ivan Kolev di Persija

Lima hari setelah mundurnya Ivan Kolev, kini Persija sudah kembali menunjuk pelatih kepala baru yaitu Julio Banuelos Saez, asal Spanyol. Pelatih yang dulunya bermain sebagai pemain bertahan ini merupakan lulusan akademi Real Madrid, tapi sayangnya Coach Julio tidak pernah berhasil menembus tim utama klub pemegang gelar juara liga champions terbanyak itu.Coach Julio muda malang melintang di berbagai klub medioker liga spanyol. Ia memutuskan pensiun dini diusia 31 tahun dan mulai memasuki karir kepelatihan dengan menangani berbagai tim junior dalam satu klub. Coach yang kini genap berusia 48 tahun ini juga tercatat pernah menjadi asisten Luis Milla saat menangani Tim nasional Indonesia di Asian Games 2018 yang lalu. Saat ini, Coach Julio memegang lisensi kepelatihan level 3 RFEF (Asosiasi Sepakbola Spanyol)

THANK YOU KOLEV

Setelah rentetan hasil negatif di berbagai kompetisi yang dijalani Persija pada tahun ini, akhirnya pelatih kepala Persija, Ivan Kolev resmi mengundurkan diri dari posisinya per 3 Juni 2019. Persija di bawah komando Kolev melalui 21 pertandingan pada 5 kompetisi yang berbeda, dengan rekor delapan kali menang, delapan kali kalah, dan lima kali seri, serta gagal melaju ke fase gugur AFC Cup, terjerembab di zona degradasi Liga 1, kalah di kandang dari Kalteng Putra pada perempat final Piala Presiden, dan lolos ke semifinal Piala Indonesia setelah mengalahkan Bali United. Kalau mau dikatakan buruk, ya sangat buruk kondisi Persija akhir-akhir ini. Tapi, jika ingin fair, kondisi Persija saat ini bukan sepenuhnya salah Kolev. Iya betul, sebagian besar merupakan tanggung jawab Kolev karena beliau