Seminar UU ITE the Jakmania Cimanggis

The Jakmania Cimanggis pada hari Minggu (29/11/2020) kemarin baru saja menggelar seminar yang bertema "Pengaruh Ujaran Kebencian di Media Sosial terhadap the Jakmania di Wilayah Perbatasan". Acara yang digelar di Brons Coffee & Resto Cimanggis - Depok ini menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Ir. Tauhid Indrasjarief (Pendiri & Mantan Ketua Umum the Jakmania), Diky Soemarno (Ketua Umum the Jakmania), Gery Permana (Direktur LBH Nusantara), Alexander Edward Ketaren (Bid. Hukum the Jakmania) & Arief Ramadhan (Korwil Bekasi). Melalui Seminar ini, the Jakmania Cimanggis berharap kedepannya media sosial akan terus membawa pengaruh positif bagi seluruh anggota the Jakmania. Pengaruh positif diperlukan agar inovasi dan terobosan bisa terus dilakukan oleh the Jakmania. The Jakmania harus bisa membuktikan bahwa organisasi supporter sepakbola tidak hanya berkaitan di pertandingan,

Fun Gathering the Jakmania Pulogadung 2020

Dalam rangka mempererat internal organisasi serta menambah pengetahuan mengenai keorganisasian the Jakmania, the Jakmania Pulogadung mengadakan Fun Gathering the Jakmania Pulogadung 2020 dan Perayaan Ulang Tahun the Jakmania ke-92 di Vila Olson, Puncak Bogor. Diikuti oleh enam puluh orang Anggota the Jakmania Pulogadung, acara diisi oleh permainan ketangkasan, olahraga, dan materi-materi dari Pengurus Pusat the Jakmania. Materi dari Pengurus Pusat the Jakmania diisi oleh Rajiva Rendy Baskoro (Sekretaris Umum the Jakmania) dan Doni Rinaldy (Ketua 3 the Jakmania) yang berisikan materi keorganisasian. Dikutip melalui Tri Sutrisno (Nonet) selaku Koordinator Wilayah the Jakmania Pulogadung, Fun Gathering ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada Anggota the Jakmania Pulogadung bahwasannya dalam the Jakmania tidak hanya mendukung Persija Jakarta saja, namun juga ada nilai-nilai serta kegiatan

2018 Milik Persija

Menyambut Hari Ulang Tahun Persija Jakarta ke-92, Pengurus Pusat the Jakmania akan memberikan info-info mengenai sejarah Klub Kebanggaan kita loh! Penasaran? Nyok simak postingan kita yang ke dua puluh. Manajemen menyiapkan tim dengan matang kala itu, tidak terlalu jauh merombak tim dari liga sebelumnya membuat kekuatan Persija tidak bisa dianggap remeh. Menjadi tim dengan jumlah kemasukan sedikit dan jumlah gol yang lumayan banyak menjadi bukti bahwa skuad Juara memang sudah terbentuk dari awal. Sinyal bagus diberikan anak-anak Jakarta saat menjuarai Turnamen di Malaysia. Tak lama kemudian, Persija menjuarai turnamen pramusim Piala Presiden yang membuncahkan optimisme di kalangan the Jakmania. Lalu Persija menatap percaya diri Liga. Beberapa pertandingan krusial berhasil di menangkan termasuk laga laga away guna mengamankan poin 3 dan slot asia. Hingga

Hut Persija 92

Galeri PP the Jakmania saat menghadiri perayaan ulang tahun Persija Jakarta ke-92 tahun di kompleks National Youth Training Centre (NYTC), Depok - Jawa Barat.Perayaan secara sederhana ini turut dihadiri oleh Manajemen Persija, perwakilan klub internal, mantan pemain, dan beberapa pemain Persija Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Bapak Anies Baswedan turut hadir untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Persija melalui conference call.Dalam kesempatan ini, Ketua Umum the Jakmania juga memberikan sebuah plakat yang berisi ucapan dan doa dari the Jakmania untuk ulang tahun Persija Jakarta yang ke-92 tahun, sebagai bentuk dukungan penuh untuk tim kebanggan Ibu Kota.

Dream Team Tanpa Mahkota

Menyambut Hari Ulang Tahun Persija Jakarta ke-92, Pengurus Pusat the Jakmania akan memberikan info-info mengenai sejarah Klub Kebanggaan kita loh! Penasaran? Nyok simak postingan kita yang ke sembilan belas. Persija sukses mempersiapkan tim dengan matang dengan mengunci pemain pemain level 1 dengan bertabur bintang. Mulai dari sektor penjaga gawang hingga penyerang tidak ada celah untuk terlihat lemah. Bermain dengan sistem 2 wilayah kala itu, Persija tidak melangkah mulus menuju 8 besar. Namun modal 4 kemenangan di laga awal dan kemenangan tanpa tanding dengan Persib membuat Persija melaju di papan atas. Juga dengan skuad yang apik membuat Persija mampu lolos ke 8 besar bertemu PSM, Persebaya juga PSIS. Mampu menang melawan PSIS dengan menggilanya performa Agus Indra yang menciptakan 2 gol, imbang dengan

Juara Perdana di era Ligina

Menyambut Hari Ulang Tahun Persija Jakarta ke-92, Pengurus Pusat the Jakmania akan memberikan info-info mengenai sejarah Klub Kebanggaan kita loh! Penasaran? Nyok simak postingan kita yang ke delapan belas. Baru pada Ligina VII atau yang lebih akrab disebut Liga Bank Mandiri, Persija memantapkan diri menjadi jawara liga kala itu. Mengalahkan PSM dengan skor tipis 3-2, Bepe menjadi momok berbahaya saat itu untuk skuad Jukueja dengan 2 golnya dan 1 gol diciptakan oleh Imran Nahumarury juga berkat tendangan Bepe yang menjadi blunder Hendro Kartiko. PSM membalas lewat gol mantan bintang Persija Miro Baldo Bento dan juga Kurniawan. Hingga berakhirnya partai pamungkas, skor tidak berubah 3-2 dan memantapkan Persija meraih trofi perdana edisi Ligina dan menggenapkan 10 gelar juaranya sehingga menyematkan 1 bintang

Himbauan Ketua Umum Jakmania Untuk Merayakan Hut Persija

Tahun ini memang bukan tahun biasa. Tahun yang penuh perjuangan, kesabaran dan keikhlasan. Sebagai pecinta Persija, kita diminta untuk berjuang agar tetap bertahan mendukung Persija dalam kondisi apapun pada era pandemi ini, kita juga diminta bersabar untuk menghadapi situasi extraordinary ini, dan kita harus ikhlas untuk segala sesuatunya yang tidak lagi bisa seperti masa sebelumnya.Peringatan Ulang Tahun Persija selalu jadi momen istimewa. Hari jadi klub sepakbola terbaik di negeri ini. Kita pasti ingin merayakan bersama dengan suka cita, namun tahun ini, kita harus memperingatinya dengan cara berbeda. Mari kita bersama doakan Persija dari rumah masing-masing. Jangan berkumpul dalam skala besar, patuhi kebijakan Pemerintah, dan minta kepada Tuhan agar Persija selalu diberikan kekuatan untuk meraih lebih banyak Trophy.Semoga apa yang kita

Pahit untuk Persija, Manis untuk the Jakmania

Menyambut Hari Ulang Tahun Persija Jakarta ke-92, Pengurus Pusat the Jakmania akan memberikan info-info mengenai sejarah Klub Kebanggaan kita loh! Penasaran? Nyok simak postingan kita yang ke tujuh belas. Ada obrolan warkop yang mengatakan kalau Persija sedang punya skuat mumpuni, mendadak liga tidak jalan. Hal ini kita alami di tahun 2020, bahkan 2015 kita juga mengalami hal tersebut. Nasib tidak bagus seperti itu justru pertama kali dialami Persija saat musim 1997/98 atau Ligina IV. Persija berambisi membangun tim besar demi menghilangkan dahaga gelar 18 tahun. Niatan ini pun diamini oleh Gubernur Sutiyoso. Gerbong pemain bintang dari Mastrans Bandung Raya didatangkan seperti Nuralim, Olinga Atangana, Budiman Yunus, hingga M. Ramdan. Terdapat pula bintang saat itu Miro Baldo Bento. Rencana Persija nyaris sesuai harapan, menduduki

Om Hen Seorang Legenda yang Melahirkan Banyak Legenda

Menyambut Hari Ulang Tahun Persija Jakarta ke-92, Pengurus Pusat the Jakmania akan memberikan info-info mengenai sejarah Klub Kebanggaan kita loh! Penasaran? Nyok simak postingan kita yang ke enam belas. Ketika itu Sugih Hendarto masih menjadi kepala SSB Persija, Ketua Umum Persija saat itu Todung B. Lumbanraja mengangkat Om Hen menjadi pelatih kepala Persija menggantikan pelatih sebelumnya Reni Salaki, dengan tugas berat karena pada liga tahun 1985 Persija berada pada ancaman degradasi. Tugas terselesaikan dengan membawa Persija keluar dari ancaman degradasi dan membawa kembali Persija sebagai tim besar yang berkualitas di tahun berikutnya. Di era liga tahun 1987/88 itulah Om Hen menjadikan Persija meraih kemenangan demi kemenangan tanpa kekalahan hingga melaju ke laga puncak namun di final akhirnya dikandaskan oleh Persebaya. Pelatih

Satu Bintang di Dada Tersemat Nama Sofyan Hadi

Menyambut Hari Ulang Tahun Persija Jakarta ke-92, Pengurus Pusat the Jakmania akan memberikan info-info mengenai sejarah Klub Kebanggaan kita loh! Penasaran? Nyok simak postingan kita yang ke lima belas. Arsitek Persija di tahun 2001 yang sukses membawa Persija juara di Era Liga Indonesia hingga menjadikan Macan Kemayoran memiliki satu bintang diatas logonya yang menandakan genap 10 gelar juara liga didapatkan Persija. Tiga gelar juara pada tahun 1973, 1975 dan 1979 terdapat nama Sofyan Hadi yang menyumbangkan gelar ketika menjadi pemain di Persija. Pada tahun 1979 juga Sofyan Hadi dipercaya menjadi kapten tim. Bukan hanya gelar, tetapi Sofyan Hadi juga melahirkan legenda Persija dan Indonesia saat ini, Bambang Pamungkas muda saat itu diorbitkan oleh Beliau dan menjelma menjadi penyerang hebat kala itu hingga namanya