Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2019

Bung Ferry (Ketua Umum the Jakmania) bersama Andritany (Kiper Timnas & Persija Jakarta) pada selasa lalu menghadiri diskusi serta buka puasa bersama yang digagas oleh Koalisi Nasional Masyarakat Sipil untuk Pengendalian Tembakau. Acara yang mengangkat tema Harapan Masyarakat Sipil Terhadap Presiden Indonesia Terpilih dan PSSI digelar dalam rangka memperingati  Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2019. Kegiatan ini membahas upaya perluasan gerakan pengendalian tembakau yang juga dianggap beririsan erat dengan bidang olahraga, khususnya sepakbola. Karena itu dalam acara ini, Bung Ferry dan Andritany didapuk menjadi pembicara terkait gerakan #TribunTanpaAsap yang gencar disuarakan saat Persija Jakarta bertanding. Dipertengahan acara turut diputar video testimoni dari Bung Ferry serta Andritany. Dimana keduanya secara khusus menyoroti mengenai Gerakan #TribunTanpaAsap, yaitu program inisiasi the Jakmania yang mendorong Stadion sepakbola bebas dari segala bentuk asap, salah satunya Asap Rokok. Sebagai inisiator Gerakan #TribunTanpaAsap,

Seminar Liga FISIP UI 2019

Ketua Umum The Jakmania, Bung Ferry, menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Liga FISIP UI 2019 yang bertempat di FISIP Universitas Indonesia pada hari Senin (15/4). Seminar tersebut bertemakan "Peranan Penting Regulasi dalam Penataan Suporter di Indonesia. Turut hadir juga dalam seminar tersebut; Raden Isnanta (Kemenpora), Nugraha Setiawan (Head of Security PSSI), dan Akmal Marhali (Save our Soccer). Dalam seminar tersebut, Bung Ferry menekankan pentingnya sosialisasi regulasi kepada suporter serta manajemen pelayanan suporter yang baik dari panitia pertandingan.

Ferry The Jak: Silakan buktikan Persija itu ‘anak papa’

Kutipan dari beritagar.id : https://beritagar.id/artikel/bincang/ferry-the-jak-silakan-buktikan-persija-itu-anak-papa Ferry Indra Syarief menepuk kening. Dia masih pakai celana pendek dan kaos kebesaran semalam, kemudian menyisir seadanya dengan jari-jari tangan—sembari buka pintu. “Sori lupa, gue kira sekarang Jumat. Mandi dulu ya,” kata Ferry di kediamannya, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis pagi (20/12/2018). Pagi itu Ferry terus mengumbar senyum begitu matanya menangkap kehadiran kami. Padahal sudah lama kami tak jumpa. Maklum, ia sedang dejavu. Ia merasa balik lagi ke tahun 2001 saat Persija juara juga. Ketika itu jabatannya sama: Ketua Umum The Jakmania. Ya, Ferry adalah legenda di lingkungan The Jakmania. Boleh dikatakan, ia kembali turun gunung tahun lalu untuk mengisi kembali posisi ketua The Jakmania sampai 2020 nanti. Ferry merupakan salah satu dari 40 pendiri Jakmania pada 1997. Di antara orang-orang itu

Solidaritas Oren 4

the Jakmania - Perhelatan acara musik bertajuk Solidaritas Oren 4 kembali di gelar di panggung Gambir - Pekan Raya Jakarta (PRJ). Menurut pantauan tim Infokom yang meliput acara, setidaknya ada ribuan the Jakmania datang memadati area PRJ dengan menggunakan atribut kebanggan ciri khas tim sepakbola Jakarta maupun the Jakmania. Seperti yang diketahui, Solidaritas Oren  merupakan merupakan acara tahunan yang pertama kali terselenggara pada tahun 2012, bersamaan dengan gelaran Jakarta Fair Kemayoran di PRJ, menyambut HUT DKI Jakarta. Maka tak heran jika antusiasme the Jakmania begitu besar untuk hadir, apalagi Solidaritas Oren sendiri pada tahun kemarin sempat ditiadakan. Link Foto : http://jakmania.id/read/348/solidaritas-oren-4-foto.html Pada tahun ini beberapa band-band the Jakmania ikut menyukseskan acara ini, diantaranya Gondal-Gandul, Spirit From Outsider, Orkes Biang Kerok, Jakboyz, dan Mental

Sepakbola adalah Cinta. Bung Ferry Indrasjarief

Ketika rivalitas lebih banyak terjadi di medsos atau di luar tribun, harusnya kita sama-sama introspeksi apakah ini masih bisa dikatakan rivalitas sepakbola?   Bila perdebatan di medsos bisa memanaskan suasana, kenapa tidak dihentikan? Bila kalian merasa aman-aman aja, bagaimana dengan rekan-rekan kita di Outsider? Apakah Solidaritas hanya berarti menolong atau meringankan beban korban? Tidak bisakah Solidaritas diwujudkan dengan tindakan pencegahan? Mencintai sebuah klub sepakbola adalah sebuah pengalaman yang Indah. Tapi bila cerita perang lebih banyak mengisi otak dan hati kita, daripada indahnya cerita di tribun,  saya dengan tegas mengatakan, kita sudah salah jalan! Lewat tulisan pendek ini, saya mengajak Viking untuk membuka dialog. Tidak ada yang tidak mungkin. Segala hal yang négatif pasti bisa kita hentikan. Tidak perlu perantara Polisi untuk ketemu. Tidak perlu pejabat turun tangan untuk menyelesaikan.  Saya siap bertemu dimanapun tempat yang kalian