Sepak Bola Mencabut Nyawa

Penulis : Alesandro sepakbola kembali mencabut nyawa berkali-kali. Hati manusia mana yang tidak bergetar melihat stadion berlumuran darah?, Tidak ada suporter yang bersalah. Kita semua adalah korban, dari situasi yang mereka sebut "industri sepakbola". Suporter berkaos warna apa yang terus ingin menjadi korban?. Bagi kami suporter, klub adalah harga diri. Sebaliknya, bagi klub dan federasi, suporter adalah "harga mati". Tarif masuk stadion, bisnis hak siar, sponsor, dan lainnya mampu menjelaskan berapa keuntungan yang didapat mereka. Bagaimana keuntungan itu kembali lagi ke suporter, Nyawakah?. Bagi kami suporter, sepakbola adalah tradisi. Tentang sebuah emosi kecintaan. Rasa jatuh berkali-kali yang nikmat. Ada teriakan, pujian, umpatan dan nyanyian. Cinta kita tidak buta. Kesadaran karena tanah kelahiran, tempat kita dibesarkan, atau warisan keluarga yang mesti kita teruskan. Semua