#KOTAINIMAUSEHAT

Wabah virus corona menjadi perhatian dunia setelah jumlah korban terus bertambah hingga ke berbagai negara di luar China.  Angka kasus infeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19 masih terus bertambah dari hari ke hari. Melansir data Worldometers per Minggu (5/4/2020) pagi, tercatat sebanyak 1.196.944 kasus infeksi virus corona di dunia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 246.110 dinyatakan sembuh dari Covid-19, sementara 64.580 orang lainnya meninggal dunia.

Di Indonesia per Sabtu (4/4/2020) sore, mengalami penambahan sebanyak 106 kasus. Dengan demikian, jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air berjumlah 2.092 kasus konfirmasi positif. Dari jumlah tersebut, jumlah pasien sembuh juga bertambah 16 orang, sehingga total pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah 150 orang.

Sementara jumlah pasien yang meninggal juga bertambah sebanyak 10 orang sehingga total korban meinggal dunia berjumlah 191 orang.

Jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di Jakarta terus meningkat setiap harinya. Berdasarkan updatedata dari website corona.jakarta.go.id pada Minggu (5/4/2020) pukul 11.06 WIB, jumlah kasus positif mencapai 1.143 orang. Dalam website tersebut dituliskan jumlah pasien corona Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 58 orang, dan meninggal 111 orang.

Pandemi corona Covid-19 juga membuat sepak bola dan kegiatan lainnya harus dihentikan sementara. Liga Italia, misalnya, tidak tertutup kemungkinan akan dihentikan. Italia merupakan negara terparah di Eropa yang terpapar pandemi corona Covid-19. Jumlah orang yang positif virus tersebut mencapai 97.689 dengan korban jiwa mencapai 10.779.

Dengan kekacauan yang ditimbulkan pandemi corona Covid-19, pasti akan ada dampaknya. Tak hanya pada jadwal pertandingan , tetapi juga aspek keuangan di belakang layar.

Sama halnya di Eropa, liga Indonesia juga terhenti akibat Virus ini, para pemain dan supporter tidak bisa menikmati sepak bola seperti semestinya, bahkan para pemain terancam dengan gaji tidak full.

Hal ini juga sempat dinyatakan oleh ketua umum Jakmania Diky Soemarno, dalam kesempatan wawancara secara live Instagram oleh comunito.id, beliau menyebutkan “selain supporter yang merasakan dampak virus ini adalah pemain, karena sepak bola bagi mereka adalah ajanguntuk mencari nafkah, itulah yang paling berat bila dilihat dari posisi pemain”.    

Untuk klub sendiri, pastinya sudah kehilangan pemasukan dari Pendapatan dari tiket serta hak siar, namun mau tidak mau para klub sepak bola harus mengeluarkan uang untuk membayar gaji pemain dan lainnya.

Dalam wawancara tersebut Diky Soemarno juga menyebutkan para supporter harus dapat membantu finansial klub yang dicintai, dengan cara membeli merchandise klub atau para supporter menonton konten dan men-subscribe channel klub official, karena hal ini dapat membantu keuangan dari klub itu sendiri.

Pandemi virus ini memang sangat mengganggu kestabilan disemua sektor, bahkan tidak ada yang mengetahui satupun kapan fenomena ini akan berakhir,  semoga apa yang dilakukan selama ini seperti hastag #dirumahsaja dan lainnya dapat membantu proses berakhirnya virus corona, dan kita semua dapat menyaksikan klub dan pemain idola kita dari tribun kembali.

Tinggalkan Balasan