Purwokerto Sebagai Biro Pertama Jakmania

Satu lagi kisah dari Biro the Jakmania dari daerah yang sangat jauh dari Jakarta, dimana Biro ini merupakan yang pertama bagi pengurusan pusat the Jakmania, menjadi Biro pertama Jakmania bukanlah hal yang mudah bagi rekan-rekan di Purwokerto, dimana Mereka harus berjuang, menunggu, dan pada akhirnya dapat menikmati proses selama 11 tahun.

Berawal di tahun 2008 Jak Purwokerto berdiri melalui mahasiswa Jakarta yang saat itu mengenyam pendidikan di Purwokerto. Seiring dengan jalannya waktu dan pertumbuhan Jakmania disana, pada tahun 2015 mereka bergabung dengan Korwil Kelapa Gading dan menjadi sub-Korwil selama 4 tahun.

Pada 14 Juli 2019 Jakmania Purwokerto memiliki tujuan yang lebih lagi dalam menyebarkan virus oren dan mendidikan pondasi organisasi yang lebih baik, dengan tekat tersebut Jakmania Purwokerto mengajukan diri untuk menjadi Biro pertama saat itu. Perjalannya tidak mudah, Khilmi selaku ketua yang dipercayakan harus beberapa kali bolak balik Jakarta – Purwokerto demi memastikan proposal pengajuannya sudah benar dan disetujui oleh pengurus pusat.

Jerih payah tersebut membawa hasil yang manis, pada Juli 2019 Jakmania Purwokerto resmi menjadi Biro pertama Jakmania dengan cangkupan wilayah Kabupaten Banyumas.

Pada live yang berlangsung (1/8) melalui Instagram Infokom Jakmania, Khilmi mengatakan pilihan menggunakan nama Purwokerto karena Purwokerto adalah Ibu Kota dari Banyumas dan didaerah ini dapat menjadi central untuk Kabupaten Banyumas.

Saat ini jumlah anggota aktif Jakmania Purwokerto berjumlah 160 anggota dan 98% diisi oleh asli Purwokerto. Hal ini membuat Khilmi semakin semangat dan percaya untuk membesarkan nama Jakmania di Purwokerto.

Salah satu kunci yang dipegang oleh Khilmi dalam menjalankan roda organisasi ini adalah solid, karena menurutnya semua harus punya satu tujuan dan saling menopang. Saat ini Jakmania Purwokerto melakukan cara pendekatan kepada warga lokal dengan mengadakan kegiatan (sebelum pandemi) turnament futsal, nonton bareng, dan menggaet JakSchool sebagai wadah untuk melahirkan generasi-generasi yang baru.

Tinggalkan Balasan