Kenapa Selalu Jakmania?

Ditulis oleh : Elke.

Belakangan ini saya menemui beberapa postingan yang cukup mengganggu eksistensi saya sebagai Jakmania. Postingan dari “yang katanya” warga Jakarta yang merasa “mungkin” terganggu atas sifat dan perilaku rekan-rekan Jakmania setelah pulang menyaksikan sepakbola di stadion.

Ya! Saya adalah bagian dari Jakmania yang tentunya pun terganggu dengan ucapan atau opini mereka melalui media sosial. Kita sama-sama terganggu!

Apakah saya marah?

Jelas iya! Karena mereka yang menyumpah serapahkan Jakmania rata-rata justru belum pernah nonton pertandingan itu secara langsung.

Oke, melalui tulisan ini saya tidak akan berdalih dengan sebutan oknum, karena sejatinya yang mereka liat adalah suporter Persija yang identik dengan warna oranye yang sering disebut Jakmania.

Saya pun mengakui masih ada diantara rekan-rekan Jakmania lainnua yang belum tertib dalam berkendara sehingga mungkin berdampak bagi pengguna jalan lainnya, tapi apakah kalian pernah menoleh sedikit tentang Jakmania saat ini dan dulu? Saya bisa menjaminnya bahwa Jakmania yang saat ini jauh lebih tertib dibandingkan dulu saat main di Gelora Bung Karno.

Lalu lantas siapa yang salah dalam hal ini? Saya tidak akan menjawabnya, karena percuma tidak akan ada ujungnya jika membahas kesalahan. Saya hanya ingin berbagi pengalaman saya yang mungkin kalian semua tidak tahu bahwa Jakmania itu bukan tentang satu atau dua orang, tapi ratusan ribu jiwa di dalamnya. Saat hari pertandingan, penonton yang hadir pun dalam hitungan puluhan ribu, tak mungkin untuk kita kontrol satu-satu

Oke, saya tidak akan berlindung dari jumlah Jakmania, karena saya yakin pasti kalian pun tidak mau tahu dengan hal ini. Tapi sebaliknya saya tahu alasan utama kalian bersikap dan berperilaku seperti ini semata karena mindset anda tentang Jakmania.

Apa perbedaan ketika macetnya bubaran sepakbola dan konser? Yang beda adalah cara pandang kalian tentang yang satu bubaran orang kaya dan berpendidikan sementara yang satu bubaran orang-orang yang kalian anggap kampungan. Ya sesimpel itu sehingga kalian pun dengan mudah meng- judge Jakmania.

Percayalah, bahwa Jakmania yang kalian anggap kampungan dan pembuat onar itu salah. Jika kalian yang menganggap Jakmania adalah kumpulan masyarakat berpendidikan rendah dengan dalih kata kampungan dan juga pembuat kekacauan. Saya hanya bisa berkata dalam diri saya sendiri, mereka telah membuat suatu kesalahan dengan apa yang mereka tulis.

Kesalahan yang tak pernah kalian lihat, sebelum melontarkan kata yang sangat menyudutkan. Mungkin kalian yang menganggap kami dengan pandangan rendah, tak akan tau bahwa di dalam ratusan ribu manusia di Jakmania, banyak dipenuhi kaum berlatar belakang intelektual yang bisa berpikir jauh lebih jernih dari pada yang menyudutkan Jakmania itu sendiri di lini masa sosial medianya.

Kami memang belum sepenuhnya sempurna. Tapi ketahuilah, tanggapan yang kalian tunjukkan akan berubah, jika kalian merasakan dan ada langsung di antara kami.

Jakmania adalah satu identitas nyata kesetiaan yang tak hanya ditunjukkan untuk Persija. Jakmania bukan hanya sebutan kelompok suporter sepakbola, tapi Jakmania adalah identitas kebanggaan dari bagian tentang kesetiaan, dan tak akan pernah terpisahkan atau hilang sebagai jati diri identitas kota ini, selamanya.

 

Keluarga Pendukung Persija

 

Aksi Jakmania Dalam Mendukung Persija

 

Aksi Jakmania Dalam Mendukung Persija

 

Aksi Jakmania Dalam Mendukung Persija

 


Aksi Jakmania Dalam Mendukung Persija

 

 

27 thoughts on “Kenapa Selalu Jakmania?

  1. Terserah apa kata mereka ku hanya cinta Persija…. Jakmania hanya bikin macet…??? Sadarkah dgn ucapan kalian .. Jakarta sudah terbiasa dgn macet.. jdi jgn jadikan kami sebagai biang macet.. lebih baik banyak beristighfar dan berbangga lah jdi warga JKT yg mempunyai club’ sehebat persija..dan supporter yg keren.. kami Jakmania akan selalu berusaha memberikan yg terbaik bertingkah laku baik tertib aturan dan tidak membuat onar..kami hanya ingin drg kestadion dukung tim kebanggaan setelah itu kembali kerumah istirahat dgn rasa bangga.. menang kalah seri adalah hal biasa dalam sepakbola…#persijaselamanya
    #banggajakmania
    #suporteribukota

    1. Mantab bg bowo. Ane suka pembahasan ente ini baru jakmania sejati. Salam kenal dari ane bekasi punye gaye

      1. Seharusnya bisa jadi simple tidak usah menjadi panjang seperti ini jika kalian benar2 tidak suka dengan kami (the Jakmania) kalian bisa bisa langsung bicara dengan perwakilan kami,tidak usah mencaci kami lewat sosmed,tidak usah menjadi penebar kebencian,kami membuat macet ? Beritahu kami baik2,tegur kami dengan dengan bahasa yang bisa membuat orang mengerti akan kesalahan yang dibuatnya, menurut saya kenapa orang lain yang tidak tahu betul Jakmania seperti apa,akan punya pandangan negatif terus kepada Jakmania, ketahuilah kami lebih dalam,jangan mengenal kami dari berita yg menjelekkan kami saja, saya yakin jika kalian mengenal Jakmania lebih dalam kalian pasti akan respect kepada kami.

  2. Tanggapan miring kepada kami menjadikan kaminsemakin dekat semakin kompak….. Maksih elke tulisannya smg bs membuat mata awam lbh mengenal The Jakmania….

  3. Jakarta memang sudah identik dengan kemacetan. Jadi warga jakarta pun juga sudah menjadi hal lumrah terjebak macet di ibu kota, jangan mengkambing hitamkan jakmania karna hanya terjebak macet. Saya setuju dengan artikel ini tidak ada bedanya bubaran suporter sepak bola dgn konser konser besar di jakarta, sama sama datang dgn massa yg banyak hanya karna melihat dr sudut pandang yg berbeda saja yg selalu menyudutkan jakmania. ~TERSERAH MEREKA KUHANYA CINTA PERSIJA 🐯🐯🐯 #GUEPERSIJA #BANGGAJAKMANIA 👆👆

  4. Tak kenal maka tak sayang
    I don’t care what people say, and i dont care with anyone cause we love Persija
    And we want just do have some fun with JakMania…
    Nyanyi sedikit
    #banggajakmania
    #persijaforever

  5. Alhamdulillah dengan berjalannya waktu ke waktu, kami keluarga besar theJakMania tidak sedikit pun ada kata² caci dan maki dalam mendukung team kebangaan kami, 90 menit plus kami hanya menyemangatkan team kami berlaga, diliat dari segi ekonomi syukur bisa membantu para pedagang dan ratusan orang yg mengais rezeki saat team kami berlaga, MACET hal biasa yg terjadi di Ibu Kota Jakarta, so jangan jadikan kami sebagai alasan kalian yg enggan terjebak macet, kami #saveGBK kami jaga aset negara, kami ngga gratis memakai fasilitas negara, kami yg kalian anggap kampungan tapi kami punya hati,…
    #jakjokam

  6. TERSERAH MEREKA KU HANYA CINTA PERSIJA, BAGI GUE PERSIJA ADALAH ALAT PERJUANGAN, KEBANGGAAN DAN PEMERSATU WARGA JAKARTA

  7. Mungkin dia belom pernah merasakan adanya di ribuan thejak seperti apa? Awalnya saya juga berfikiran jelek dengan thejak, setelah saya mecoba melihat secara langsung distadion MASYA ALLAH bahagianya ada didalam sana. Buat yg ngehina thejak lu yg KAMPUNGAN!!!!

  8. Saya sepakat dengan ulasan bang elke,kami (jakmania) salah besar jika dianggap “warga” kampungan yang tidak berpendidikan,banyak diantara kami yang mempunyai titel sarjana Strata 1,bahkan 2 hingga jenjang s3,seperti saya sendiri adalah alumnus sebuah perguruan negeridi Jakarta,justru dengan adanya pendidikan lah kami tau tentang sejarah panjang kota ini,Persija adalah salah satu alat perjuangan pada zaman penjajahan dulu,dan kami adalah jakmania,yaitu wadah berkumpulnya simpatisan dan loyalis pendukung persija.lalu apa yang salah dengan kami (jakmania) ?.,dan saya teringat sebuah scene dari adegan film layar lebar Romeo dan Juliet (bolalakon), ketika ada partai bigmatch persija vs persib,pemeran yang bernama “Bapuk” bilang,” emang setiap hari Jakarta udah macet,jangan salahin orang jakarta,salahin noh orang kampung yang bikin macet jakarta”..

  9. doi gtau pas bubran kemaren ada ALGHAZALI! yg lebih nghits dr teza sumendra.

    aahhhh kalian cuma tau kalo yg ntn persija berpendidikan rendah. lo gtau kan kalo ada d antara jakmania itu rela kejar”an waktu krna pulang kerja. KARNA NGBACOT LEBH GAMPANG.

  10. Kenapa mereka punya mindset buruk kepada kita ( jakmania ) ada 2 faktor , Dari media yg selalu menyudutkan jakmania Dari sisi negative nya Dan juga Dari otak mereka yg Dari kecil di tanam kebencian kepada jakmania.
    Suatu saat nanti kita akan buktikan kepada mereka yg hanya bisa menghina bahwa jakmania itu bisa berubah menjadi yg lebih baik lagi .
    #BanggaJakmania
    #GuePersija
    #PersijaSelamanya

  11. Ga ada bubaran bola juga tiap hari tiap waktu jakarta udah macet !

    Mau menang sendiri? Jangan pake kendaraan pribadi, dukung pemerintah naik bis atau kereta yg sudah di sediakan!

  12. Basi basi basi, gaada bola Jakarta juga udah macet, salahin tuh orang kampung yang bikin macet Jakarta.

  13. Yang bilang Jakmania kampungan,norak dia yg menghina lebih dari kampungan!
    Mungkin doi mau jadi Jakmania kali yehh hehehe

  14. Yang macet kota Gue, Gw bikin macet jg di kota gue! Lah elu orang sini bukan, orang jakarta juga bukan! Elu yang ngapain disini. Bikin macet kota gue aje! #Jakmania #asik #asik #asal #Jangandiusik

  15. Begitu yg mereka katakan yg mengaku kaum intelek..mereka hanya melihat dr sisi kecil negatif y saja tanpa melihan sisi positif baik y..manusia2 seperti ini yg nnti y hilang dgn sendiri nya..
    sejati nya jakmania mengajarkan apa itu arti kesetiaan cinta yg tanpa ada alasan untuk kejayaan PERSIJA JAKARTA
    saya jakmania saya bangga persija

  16. Jakk mania selamanya.
    Saya kagum dengan jak mania di saat memberikan dukungan lewat nyanyain-nyanyian semangatnya. Tak pernah lelah dimanapun persija berlaga, dapat di pastikan mereka pasti selalu ada.
    Semoga jak mania lebih tertib dan menjaga nama baik persija (jakmania) .

  17. – yang main klub bola jakarta
    – berlaga di jakarta
    – yang dukung orang jakarta, beserta orang-orang yang cinta sama klub jakarta
    – tapi yang sewot orang yang cuma nyari duit di jakarta dan tidak mengenal klub dari jakarta….cuma gara-gara bubaran pendukung klub jakarta bikin macet….

    ini begimana urusannya dah….. bingung ane, sebenernye klub bola jakarta boleh maen dijakarta kaga sih….?????

Tinggalkan Balasan