the Jakmania Brebes, Revisi 5 Kali Perihal Tanda Baca dan Huruf Kapital.

Jelajah Jakmania (JeJak) kembali hadir menemani minggu malam teman-teman the Jakmania. Pada episode kali ini waktunya Biro Brebes menceritakan kisah awal mula mereka berdiri sampai pada diresmikannya menjadi Biro ke-7. Perjalanan the Jakmania Brebes dimulai pada tahun 2010. Nama tim Persija memang sudah tidak asing lagi di Brebes, namun apa itu Jakmania? Ya, nama Jakmania masih menjadi sebuah hal yang abu-abu. Seiring berjalannya waktu dengan mengandalkan kekuatan sosial media, Aji Ismanto yang akrab disapa dengan Bang Aji ini berkenalan dan bertemu dengan beberapa orang sesama pencinta Persija. Dengan visi yang sama, pada tahun 2012 the Jakmania Brebes memutuskan untuk bergabung dengan organisasi the Jakmania sebagai sub-korwil Kranji. Kenyataan yang kurang menyenangkan harus dialami the Jakmania Brebes. Jatuh bangun dalam mempertahankan nama Brebes dan

Jakmania Kebumen, Berdiri Sebagai Suporter Lokal Pertama di Kebumen.

Jakmania Kebumen tak hanya membawa cerita dan sejarah bagi Jakmania, namun juga untuk pertumbuhan supporter di daerah Kebumen. Berawal dari 3 pendiri yaitu Idez, Nopa, dan Imam pada tahun 2010. Berawal dari kecintaan terhadap klub Ibu Kota, Persija Jakarta membawa 3 anak muda asal Kebumen ini sepakat dan tanpa ragu untuk menunjukan identitas mereka sebagai Persija lovers. Dalam live pada 8 Agustus 2021 segment Jejak (Jelajah Jakmania) bersama Jakmania Kebumen, Idez mengatakan bahwa Jak Kebumen adalah pelopor dan satu-satunya komunitas supporter lokal saat itu. Dengan menggaet anak-anak muda sekolahan di Kebumen membuat pertumbuhan Jakmania Kebumen begitu pesat. Menyadari pertumbuhan secara kuantiti membuat Jakmania Kebumen memiliki harapan untuk dapat berdiri sebagai Biro resmi Jakmania. Dengan menjadinya Biro mereka berharap dapat menjalani roda organisasi lebih

Purwokerto Sebagai Biro Pertama Jakmania

Satu lagi kisah dari Biro the Jakmania dari daerah yang sangat jauh dari Jakarta, dimana Biro ini merupakan yang pertama bagi pengurusan pusat the Jakmania, menjadi Biro pertama Jakmania bukanlah hal yang mudah bagi rekan-rekan di Purwokerto, dimana Mereka harus berjuang, menunggu, dan pada akhirnya dapat menikmati proses selama 11 tahun. Berawal di tahun 2008 Jak Purwokerto berdiri melalui mahasiswa Jakarta yang saat itu mengenyam pendidikan di Purwokerto. Seiring dengan jalannya waktu dan pertumbuhan Jakmania disana, pada tahun 2015 mereka bergabung dengan Korwil Kelapa Gading dan menjadi sub-Korwil selama 4 tahun. Pada 14 Juli 2019 Jakmania Purwokerto memiliki tujuan yang lebih lagi dalam menyebarkan virus oren dan mendidikan pondasi organisasi yang lebih baik, dengan tekat tersebut Jakmania Purwokerto mengajukan diri untuk menjadi

“Biro Lampung, dari Sumatera untuk Persija”

Biro Lampung dengan sejuta cerita dan kisah dibaliknya. Berawal dari 4 mahasiswi yang berkuliah di daerah Metro dan mendirikan Jak Metro di tahun 2010.Seiring dengan berjalannya waktu komunitas ini mulai bertransformasi dengan harapan yang lebih luas lagi hingga akhirnya berubah menjadi Jakmania di Lampung. Tepatnya pada tahun 2014 Jak Metro berganti nama menjad Jak Lampung, dimana harapan dari perubahan nama tersebut agar Jakmania dapat mencangkup wilayah Lampung secara keseluruhan.Berkembangnya komunitas dapat dilihat dari bertambahnya anggota Jakmania yang aktif berKTA di korwil-korwil yang tersebar di Jakarta. Melihat perkembangan yang pesat, Bang Rizky atau yang sering disapa Bang Aan memiliki harapan adanya wadah yang dapat menyatukan seluruh Jakmania yang tersebar di wilayah Lampung. Dengan beberapa masukan dari Bung Ferry selaku ketua Jakmania saat itu,

Tak Pernah Absen ke Jakarta Untuk Dukung Persija dari Kalimantan

Biro Kaltim (Kalimantan Timur) adalah biro yang paling jauh sampai saat ini. Infokom Jakmania, melalui acara barunya yang bernama JeJak (Jelajah Jakmania), berkesempatan berbincang dengan ketua Biro Kaltim saat ini Bang Tino. Bang Tino menceritakan bagaimana awal mula terbentuknya Jakaltim (sebutan untuk Biro Kaltim) yang dipelopori oleh 3 orang perantau yaitu Bang Imad, Bang Arief (Korwil Bekasi saat ini), dan Bang Eka. Kisahnya berawalnya sebagai komunitas ditahun 2009, lalu seiring berjalannya waktu Jakaltim melangkah maju dengan bergabung menjadi sub korwil Kebon Jeruk. Pasang surut dialami oleh Jakaltim sehingga mereka sempat terbagi menjadi 2, namun kecintaan akan Persija membuat mereka mengesampingkan ego tersebut, dan baru pada tahun 20 September 2020 Jakaltim resmi menjadi Biro ke-3 Jakmania. Jarak yang jauh dari Jakarta, tidak menyurutkan semangat

MEMELIHARA ASA

Ditulis Oleh : Bung Ferry IndrasjariefPendiri dan Mantan Ketum the Jakmania Tahun 2020 tadinya gue berpikir akan jadi tahunnya Persija. Dengan materi pemain yang ‘wah’ dan Tim Pelatih yang menjanjikan, rasanya Persija akan mampu meraih posisi puncak lagi. Memakai tagline BELIEVE IN 12, Persija terlihat begitu bersemangat dan serius untuk meraih gelar ke 12 bersama dengan pemain ke 12, the Jakmania. Launching Tim pun digelar dengan apik, dan jersey yang dikenakan sangat elok dan mempunyai filosofi yang mencerminkan Jakarta. Pas banget, tahun 2020 dipimpin oleh Sang Manajer Bambang Pamungkas yang pernah menggunakan nomor punggung 20. You can’t always get what you want. Kita tidak akan selalu mendapatkan apa yang kita mau. Baru berjalan 3 pertandingan, pandemi Virus Corona melanda. Kompetisi dihentikan sementara. Semua

Aksi Sosial Jakmania Pulogadung

the Jakmania Wilayah Pulogadung melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu Korban musibah kebakaran di permukiman warga di Jalan Perintis Kemerdekaan RT 08/RW 01 Kelurahan Pulogadung, Kecamatan Pulogaulogdung, Jakarta Timur, pada Rabu (17/3/2021) malam. Kegiatan yang melibatkan para Pengurus Korwil & Sub Korwil itu berlangsung dibeberapa Wilayah Pulogadung. Aksi solidaritas kemanusiaan ini disambut sangat antusias oleh para anggota the Jakmania Pulogadung. Pakaian-Pakaian layak pakai, alat kebutuhan rumah tangga dan juga makanan instan turut disumbangkan dalam aksi tersebut. Sebelumnya, 50 rumah semi permanen dan 10 unit motor berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan RT 08/RW 01 Kelurahan Pulogadung. Rabu(17/3) sekira pukul 23.47. WIB hangus terbakar. Akibatnya, sekitar 130 jiwa warga di daerah ini kehilangan tempat tinggal. Koordinator Wilayah Jakmania Pulogadung, Tri Sutrisno mengatakan kegiatan tersebut merupakan

Banjarnegara, Biro Resmi Jakmania ke-8

Ada yang resmi nih!Selamat kepada teman-teman Jakmania Banjarnegara yang sudah sah menjadi Biro Resmi the Jakmania.Banjarnegara diresmikan menjadi bagian dari keluarga besar the Jakmania dan menyandang status sebagai Biro Resmi the Jakmania ke-08.Jakmania Banjarnegara sendiri dipimpin oleh Bang Fadil sebagai Kepala Biro. Sejarah Jakmania Banjarnegara Jakmania Banjarnegara yang berdiri pada tahun 2010 berasal dari rasa cinta bang Dhanz terhadap Persija dan kemudian beliau dedikasikan dengan mendirikan komunitas Jakmania di Banjarnegara . Dan disitulah beliau mengadakan perkumpulan yang awalnya hanya dihadiri oleh 4 orang  yaitu Bang Dhanz , Teguh , Gunawan , Dodo . Kemudian mulai bertambah menjadi 10 orang sampai 25 orang. Karena jumlah Persija fans di Banjarnegara semakin bertambah, akhirnya  dibentuklah struktur organisasi  agar lebih mudah dalam mengkoordinir anggotanya . Pada tanggal 27

Milad Jakmania Kebon Jeruk Ke 21

14 Mar. 2021 Republik Kebon Jeruk mengadakan santunan dengan membagikan 500 bingkisan kepada anak yatim piatu dan dhuafa, acara ini merupakan puncak dari hari jadinya ke 21 wilayah yang dikenal sebagai RKJ, memang sebelumnya Korwil Aslam sudah menghimbau kepada seluruh anggotanya untuk merayakan ulang tahun di rumah saja pada tanggal 3 maret lalu, mengingat situasi sekarang ini masih belum memadai untuk membuat sebuah kerumunan karena pandemi. Namun dari keseluruhan acara setiap anggota serta wilayah yang sudah berlangsung,  disinilah momen puncak acaranya. Bertempat di auditorium pesantren Al-Falah Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, sebanyak 500 bingkisan telah diterima langsung dan simbolis kepada anak yatim dan dhuafa. Selain Aslam sebagai koordinator wilayah kebon jeruk, acara ini dihadiri pula oleh pejabat setempat seperti RT, RW, serta pengurus dari

Did You Know “Warung Buncit”

he Jakmania Warung Buncit didirikan pada 10 Februari 2000 dengan Korwil pertama yaitu Bang M. Shah Reza. Saat awal berdiri, the Jakmania Warung Buncit memiliki anggota sebanyak 36 anggota. Pada periode kepemimpinan berikutnya, nama Bang Hendri Prastiawan tercatat sebagai Korwil kedua dari the Jakmania Warung Buncit hingga kemudian dilanjutkan oleh Bang Purnowibowo. Berdasarkan data terkini tercatat ada sekitar 1619 anggota yang terdaftar sebagai bagian resmi dari the Jakmania Warung Buncit, dibawah koordinir oleh Bang Ikomang Dikka.Dan yang harus kamu tau Jak, diantara total anggota aktif the Jakmania Warung Buncit terdapat nama anggota yang cukup spesial yaitu Mohammad Gunawan alias Gugun Gondrong (JM 01) yang merupakan Ketua Umum pertama the Jakmania.The Jakmania Warung Buncit "Wherever You Live, We Are Still One"