Mengenal Sistem Kompetisi Sepakbola Di Negara-Negara Asia Tenggara

penulis : Litbang Jakmania Saat ini kita mengenal sistem kompetisi sepakbola Indonesia terbagi ke dalam 3 kasta, yaitu Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Sistem dengan format seperti ini dijalankan sejak musim 2017 saat PSSI diketuai Edy Rahmayadi. Liga 1 berisi 18 tim, liga 2 berisi 24 tim yang dibagi ke 2 grup, lalu ada liga 3 yang jumlah pesertanya sangat banyak, dan dapat berubah setiap musimnya. Tapi tahu kah kalian kalau ternyata format kompetisi sepakbola di setiap negara itu bermacam-macam? Negara tetangga paling dekat dari kita, Malaysia, memiliki sistem kompetisi sampai 4 level ke bawah. Level 1 dinamakan Malaysia Super League yang berisi 12 tim, level 2 dinamakan Malaysia Premier League yang berisi 12 tim, level 3 bernama M3 League yang berisi 14 tim, dan terakhir level 4 bernama M4 League

#KOTAINIMAUSEHAT

Wabah virus corona menjadi perhatian dunia setelah jumlah korban terus bertambah hingga ke berbagai negara di luar China.  Angka kasus infeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19 masih terus bertambah dari hari ke hari. Melansir data Worldometers per Minggu (5/4/2020) pagi, tercatat sebanyak 1.196.944 kasus infeksi virus corona di dunia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 246.110 dinyatakan sembuh dari Covid-19, sementara 64.580 orang lainnya meninggal dunia. Di Indonesia per Sabtu (4/4/2020) sore, mengalami penambahan sebanyak 106 kasus. Dengan demikian, jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air berjumlah 2.092 kasus konfirmasi positif. Dari jumlah tersebut, jumlah pasien sembuh juga bertambah 16 orang, sehingga total pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah 150 orang. Sementara jumlah pasien yang meninggal juga bertambah sebanyak 10 orang sehingga total korban

PENTINGNYA AFC CUP 2019 UNTUK INDONESIA

Mimpi semua Jakmania sepertinya sama, bisa mengawal Persija di kompetisi antar klub tertinggi di Asia, AFC Champions League. Agar mimpi itu bisa terwujud, banyak usaha yang harus dilakukan, banyak pihak yang harus terlibat, dan tentu saja membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Usaha-usaha yang harus dilakukan demi mencapai mimpi tersebut, salah satunya adalah sebisa mungkin meraih kemenangan di setiap partai AFC Cup tahun ini. Karena setiap poin yang diraih di AFC Cup hanya bernilai sepertiga dari poin yang diraih di Champions League untuk penghitungan nilai koefisien sebuah federasi. Nilai koefisien inilah yang digunakan oleh AFC Sebagai penentu jatah tim yang akan berlaga di kompetisi Asia. Contoh:  Johor Darul Takzim meraih kemenangan di fase grup AFC Champions League, maka FAM sebagai federasi sepakbola malaysia mendapatkan 3 poin tambahan pada koefisien AFC.Persija meraih kemenangan di