the Jakmania Tegal, Menjadi Korwil Pertama di Jawa Tengah

Siapa yang tidak tahu Tegal, wilayah yang dijuluki dengan Kota Poci ini ternyata menyimpan sebuah kisah perkembangan the Jakmania. Wilayah Tegal menjadi wilayah pertama didirikannya Korwil the Jakmania di Jawa Tengah. Pada 7 Januari 2012 the Jakmania Tegal resmi berdiri sebagai sub-korwil dari wilayah Kranji. Tidak butuh waktu yang lama berselang 4 tahun tepatnya di 2016, the Jakmania Tegal resmi berdiri menjadi korwil pertama di Jawa Tengah. Hazbi selaku wakil ketua the Jakmania Tegal membagi cerita perjalanan teman-teman di Tegal pada live yang dilangsungkan Sabtu, 11 September 2021 di Instagram Infokom Jakmania. Ia mengatakan dinamika dan pasang surut organisasi tentu dirasakan juga oleh the Jakmania Tegal, namun kekompakan adalah kunci dimana the Jakmania Tegal bisa berdiri sampai saat ini. Hampir 10 tahun

the Jakmania Brebes, Revisi 5 Kali Perihal Tanda Baca dan Huruf Kapital.

Jelajah Jakmania (JeJak) kembali hadir menemani minggu malam teman-teman the Jakmania. Pada episode kali ini waktunya Biro Brebes menceritakan kisah awal mula mereka berdiri sampai pada diresmikannya menjadi Biro ke-7. Perjalanan the Jakmania Brebes dimulai pada tahun 2010. Nama tim Persija memang sudah tidak asing lagi di Brebes, namun apa itu Jakmania? Ya, nama Jakmania masih menjadi sebuah hal yang abu-abu. Seiring berjalannya waktu dengan mengandalkan kekuatan sosial media, Aji Ismanto yang akrab disapa dengan Bang Aji ini berkenalan dan bertemu dengan beberapa orang sesama pencinta Persija. Dengan visi yang sama, pada tahun 2012 the Jakmania Brebes memutuskan untuk bergabung dengan organisasi the Jakmania sebagai sub-korwil Kranji. Kenyataan yang kurang menyenangkan harus dialami the Jakmania Brebes. Jatuh bangun dalam mempertahankan nama Brebes dan

Purwokerto Sebagai Biro Pertama Jakmania

Satu lagi kisah dari Biro the Jakmania dari daerah yang sangat jauh dari Jakarta, dimana Biro ini merupakan yang pertama bagi pengurusan pusat the Jakmania, menjadi Biro pertama Jakmania bukanlah hal yang mudah bagi rekan-rekan di Purwokerto, dimana Mereka harus berjuang, menunggu, dan pada akhirnya dapat menikmati proses selama 11 tahun. Berawal di tahun 2008 Jak Purwokerto berdiri melalui mahasiswa Jakarta yang saat itu mengenyam pendidikan di Purwokerto. Seiring dengan jalannya waktu dan pertumbuhan Jakmania disana, pada tahun 2015 mereka bergabung dengan Korwil Kelapa Gading dan menjadi sub-Korwil selama 4 tahun. Pada 14 Juli 2019 Jakmania Purwokerto memiliki tujuan yang lebih lagi dalam menyebarkan virus oren dan mendidikan pondasi organisasi yang lebih baik, dengan tekat tersebut Jakmania Purwokerto mengajukan diri untuk menjadi

“Biro Lampung, dari Sumatera untuk Persija”

Biro Lampung dengan sejuta cerita dan kisah dibaliknya. Berawal dari 4 mahasiswi yang berkuliah di daerah Metro dan mendirikan Jak Metro di tahun 2010.Seiring dengan berjalannya waktu komunitas ini mulai bertransformasi dengan harapan yang lebih luas lagi hingga akhirnya berubah menjadi Jakmania di Lampung. Tepatnya pada tahun 2014 Jak Metro berganti nama menjad Jak Lampung, dimana harapan dari perubahan nama tersebut agar Jakmania dapat mencangkup wilayah Lampung secara keseluruhan.Berkembangnya komunitas dapat dilihat dari bertambahnya anggota Jakmania yang aktif berKTA di korwil-korwil yang tersebar di Jakarta. Melihat perkembangan yang pesat, Bang Rizky atau yang sering disapa Bang Aan memiliki harapan adanya wadah yang dapat menyatukan seluruh Jakmania yang tersebar di wilayah Lampung. Dengan beberapa masukan dari Bung Ferry selaku ketua Jakmania saat itu,

Tak Pernah Absen ke Jakarta Untuk Dukung Persija dari Kalimantan

Biro Kaltim (Kalimantan Timur) adalah biro yang paling jauh sampai saat ini. Infokom Jakmania, melalui acara barunya yang bernama JeJak (Jelajah Jakmania), berkesempatan berbincang dengan ketua Biro Kaltim saat ini Bang Tino. Bang Tino menceritakan bagaimana awal mula terbentuknya Jakaltim (sebutan untuk Biro Kaltim) yang dipelopori oleh 3 orang perantau yaitu Bang Imad, Bang Arief (Korwil Bekasi saat ini), dan Bang Eka. Kisahnya berawalnya sebagai komunitas ditahun 2009, lalu seiring berjalannya waktu Jakaltim melangkah maju dengan bergabung menjadi sub korwil Kebon Jeruk. Pasang surut dialami oleh Jakaltim sehingga mereka sempat terbagi menjadi 2, namun kecintaan akan Persija membuat mereka mengesampingkan ego tersebut, dan baru pada tahun 20 September 2020 Jakaltim resmi menjadi Biro ke-3 Jakmania. Jarak yang jauh dari Jakarta, tidak menyurutkan semangat

Aksi Sosial Jakmania Pulogadung

the Jakmania Wilayah Pulogadung melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu Korban musibah kebakaran di permukiman warga di Jalan Perintis Kemerdekaan RT 08/RW 01 Kelurahan Pulogadung, Kecamatan Pulogaulogdung, Jakarta Timur, pada Rabu (17/3/2021) malam. Kegiatan yang melibatkan para Pengurus Korwil & Sub Korwil itu berlangsung dibeberapa Wilayah Pulogadung. Aksi solidaritas kemanusiaan ini disambut sangat antusias oleh para anggota the Jakmania Pulogadung. Pakaian-Pakaian layak pakai, alat kebutuhan rumah tangga dan juga makanan instan turut disumbangkan dalam aksi tersebut. Sebelumnya, 50 rumah semi permanen dan 10 unit motor berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan RT 08/RW 01 Kelurahan Pulogadung. Rabu(17/3) sekira pukul 23.47. WIB hangus terbakar. Akibatnya, sekitar 130 jiwa warga di daerah ini kehilangan tempat tinggal. Koordinator Wilayah Jakmania Pulogadung, Tri Sutrisno mengatakan kegiatan tersebut merupakan

Milad Jakmania Kebon Jeruk Ke 21

14 Mar. 2021 Republik Kebon Jeruk mengadakan santunan dengan membagikan 500 bingkisan kepada anak yatim piatu dan dhuafa, acara ini merupakan puncak dari hari jadinya ke 21 wilayah yang dikenal sebagai RKJ, memang sebelumnya Korwil Aslam sudah menghimbau kepada seluruh anggotanya untuk merayakan ulang tahun di rumah saja pada tanggal 3 maret lalu, mengingat situasi sekarang ini masih belum memadai untuk membuat sebuah kerumunan karena pandemi. Namun dari keseluruhan acara setiap anggota serta wilayah yang sudah berlangsung,  disinilah momen puncak acaranya. Bertempat di auditorium pesantren Al-Falah Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, sebanyak 500 bingkisan telah diterima langsung dan simbolis kepada anak yatim dan dhuafa. Selain Aslam sebagai koordinator wilayah kebon jeruk, acara ini dihadiri pula oleh pejabat setempat seperti RT, RW, serta pengurus dari

Peresmian Parung Panjang Sebagai Wilayah Resmi Jakmania ke-88

Hari ini rasa kebahagiaan itu terpancar dari anak-anak the Jakmania Parung Panjang, setelah melalui proses yang penuh perjuangan. Akhirnya, the Jakmania Parung Panjang diresmikan menjadi wilayah ke-88. Sebelumnya, mereka merupakan sub wilayah dari the Jakmania Kabupaten Bogor yang dipimpin Bang Cupay.Kini the Jakmania Parung Panjang dipimpin Bang Ariep Budiman sebagai Koordinator wilayah. "Kita kalo nonton Persija itu naik kereta, kereta itu bisa terisi ratusan anggota atau lebih dari Parung Panjang ke GBK". Ini kata Ariep Budiman (Korwil dari the Jakmania Parung Panjang).Proses mereka begitu panjang untuk bisa menjadi bagian resmi dari keluarga besar the Jakmania. Awalnya, mereka bergabung menjadi sub wilayah di the Jakmania Cengkareng saat era kepemimpinan Ketua Umum the Jakmania, Bung Danang di tahun 2009.Enam

Peresmian Ciracas Sebagai Wilayah Resmi Jakmania Ke 87

Akhir dari penantian yang sangat panjang untuk the Jakmania Ciracas yang kini menjadi Wilayah Resmi the Jakmania ke-87 akhirnya terwujud.The Jakmania Ciracas pertama kali dibentuk pada tanggal 14 April 2012 dibawah naungan the Jakmania Pasar Rebo, didirikan oleh 4 orang dengan Bang Ade sebagai Ketua dan menjadi sub korwil Pasar Rebo.Pasang surut di alami pada tahun 2016, sempat ingin mengajukan sebagai wilayah resmi di bawah ketua Bang Fandy namun belum berhasil, pergantian ketua dari mulai Bang Zabet (Supriyanto), Gilang Asca dan terakhir Bang Njung dengan semangat yang tidak pernah padam untuk berjuang terus dan mempersatukan pecinta Persija di wilayah Ciracas yang berada di ujung kota Jakarta Timur.Maka pada tanggal 14 Februari 2021, akhirnya the Jakmania Ciracas menjadi Wilayah Resmi the

Delapan tim terbaik di “Djakarta Esports Tourney”

Delapan tim terbaik di Turnamen Mobile Legends "Djakarta Esports Tourney" telah terpilih!!!Mereka adalah:1. Kebon Jeruk (RKJ A)2. Kebon Jeruk (RKJ B)3. Cawang (Jak Kampung Kramat)4. Menteng Dalam (70's)5. Cimanggis (Strong in Border)6. Rawamangun (Jakmania Jati Region)7. Cimanggis (AKSIxJOP 68)8. Curug (RAS OREN SQUAD A)Kira-kira tim manakah yang akan menjadi Sang Juara di Djakarta Esports Tourney kali ini Jak